Skrining Gizi dan PMT Berbasis Pangan Lokal Pada Ibu Balita di Desa Beurawang Kabupaten Aceh Barat

Authors

  • Author Icon
    Safrida Safrida Universitas Teuku Umar
  • Author Icon
    Cukri Rahma Universitas Teuku Umar
  • Author Icon
    Ranita Suri Dewi Universitas Teuku Umar
  • Author Icon
    Sufyan Anwar Universitas Teuku Umar

DOI:

https://doi.org/10.55338/jpkmn.v7i2.8869

Keywords:

Antropometri, Anak Balita, Edukasi, Status Gizi, Pemberian Makanan Tambahan

Abstract

Permasalahan gizi balita di Desa Beurawang, Kabupaten Aceh Barat, masih menjadi tantangan dengan ditemukannya kasus stunting, wasting, dan underweight berdasarkan laporan posyandu, namun data aktual yang lengkap belum tersedia. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengumpulkan data status gizi balita secara langsung, meningkatkan pengetahuan ibu melalui edukasi, serta memberikan intervensi Pemberian Makanan Tambahan (PMT). Sebanyak 30 balita diikutsertakan dalam kegiatan ini. Pengumpulan data dilakukan melalui pengukuran antropometri (indikator BB/TB, BB/U, TB/U), wawancara terstruktur tentang morbiditas, riwayat imunisasi, serta perilaku pemberian ASI dan MPASI. Edukasi gizi diberikan kepada ibu balita, disertai pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan pengetahuan. Hasil pengukuran antropometri menunjukkan 13,3% balita mengalami wasting, 30% mengalami stunting, dan 20% mengalami underweight. Sebanyak 20% balita memiliki riwayat diare dan 13,3% riwayat campak. Tingkat pengetahuan ibu kategori baik meningkat dari 80% sebelum edukasi menjadi 100% setelah edukasi. Kegiatan ini memberikan dampak yang konkret berupa tersedianya data status gizi aktual sebagai dasar kebijakan puskesmas serta peningkatan pemahaman ibu tentang gizi balita.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdillah, F. M., Sulistiyawati, S., & Paramashanti, B. A. (2020). Edukasi gizi pada ibu oleh kader terlatih meningkatkan asupan energi dan protein pada balita. AcTion: Aceh Nutrition Journal, 5(2), 156-163.

de Onis, M., Borghi, E., Arimond, M., Webb, P., Croft, T., Saha, K., De-Regil, L. M., Thuita, F., Heidkamp, R., Krasevec, J., Hayashi, C., & Flores-Ayala, R. (2019). Prevalence thresholds for wasting, overweight and stunting in children under 5 years. Public health nutrition, 22(1), 175–179.

Fitriani, A., Soraya, S., & Rizqi, R. I. (2025). Hubungan pola asuh makan, riwayat pemberian asi ekslusif dengan status gizi kurang pada balita usia 2-3 Tahun. Jurnal Medika Malahayati, 9(3), 571-579.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2025, August 27). KLB campak meningkat, kemenkes ingatkan pentingnya imunisasi lengkap. https://www.kemkes.go.id/id/klb-campak-meningkat-kemenkes-ingatkan-pentingnya-imunisasi-lengkap

Kementerian Kesehatan RI. (2025). SSGI 2024: Survei Status Gizi Indonesia dalam angka. Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan.

Putri, M. M. E., Aprillia, N. A., Muzayyan, M. R., Gozali, I., & Hady, A. F. (2026). Pemberian MP-ASI pada usia dini menyebabkan risiko gangguan pencernaan pada bayi. Jurnal Akademik Pengabdian Masyarakat, 4(1), 584-591.

Rakhmawati, I., & Fauzi, A. (2019). Penentuan aktivitas antioksidan dari air perasan buah pepaya (Carica Papaya L.) dengan metode DPPH. Jurnal Archives Pharmacia, 1(1), 1-4.

Sabira, N. Z., Shaliha, N. I., Salsabila, S. H., & Kusumaningrum, W. D. (2025). Distribusi kejadian diare pada balita dan kualitas sumber air minum di indonesia: Studi ekologi. Jurnal Nasional Kesehatan Lingkungan Global, 6(1), 3.

Silalahi, Y., Masfria, M., Sinaga, S. M., & Siburian, R. (2023). The nutritional lipid profiles of marine fish from medan, indonesia. Open Access Macedonian Journal of Medical Sciences, 11(E), 104-109.

Sulolipu, A. M., Amiruddin, R., Palutturi, S., Thaha, R. M., & Arsunan, A. A. (2020). The improvement of experiential learning model-based management in public health center (Puskesmas) of Indonesia. Open Access Macedonian Journal of Medical Sciences, 8(T2), 16-21.

Sundari, M. A., Rahayu, D., Adyas, A., & Pramudho, P. K. (2025). The influence of cultural factors on the completeness of basic immunization in children. Proceedings of the International Conference on Nursing and Health Sciences, 6(2), 91–96.

Supariasa, I. D. N., Bakri, B., & Fajar, I. (2016). Penilaian status gizi (2nd ed.). Jakarta, Indonesia : Buku Kedokteran EGC.

Tamalasari, G., Sari, R. S., & Diel, M. M. (2026). Pengaruh edukasi menu gizi seimbang menggunakan leaflet terhadap tingkat kemandirian ibu dalam memperbaiki status gizi anak. Jurnal Vokasi Kesehatan, 5(1), 95-102.

UNICEF, World Health Organization, & World Bank Group. (2025). Levels and trends in child malnutrition: UNICEF/WHO/World Bank Group joint child malnutrition estimates. Key findings of the 2025 edition. UNICEF.

World Health Organization. (2023, December 20). Infant and young child feeding. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/infant-and-young-child-feeding

World Health Organization. (2024, March 7). Diarrhoeal disease. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/diarrhoeal-disease

World Health Organization. (2024, November 14). Measles. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/measles

Downloads

Published

2026-07-03

How to Cite

Safrida, S., Rahma, C., Suri Dewi, R., & Anwar, S. . (2026). Skrining Gizi dan PMT Berbasis Pangan Lokal Pada Ibu Balita di Desa Beurawang Kabupaten Aceh Barat. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara, 7(2), 3109–3115. https://doi.org/10.55338/jpkmn.v7i2.8869

Issue

Section

Kesehatan Masyarakat