Pemetaan Kebutuhan Sistem Informasi Branding Digital Tk Islam At-Tin
DOI:
https://doi.org/10.55338/jpkmn.v7i2.9319Keywords:
analisis kebutuhan , audit digital , pendidikan anak usia dini , sistem informasi, visibilitas digitalAbstract
Kehadiran digital yang terintegrasi diperlukan lembaga pendidikan anak usia dini untuk menyampaikan informasi yang mudah ditemukan dan dapat dipercaya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memetakan visibilitas digital serta merumuskan kebutuhan sistem informasi branding TK Islam At-Tin. Kegiatan dilaksanakan melalui koordinasi tim, observasi lapangan, wawancara dengan kepala sekolah dan staf, inventarisasi konten, serta penelusuran website, media sosial, Google Business Profile, dan hasil pencarian Google. Data dianalisis secara deskriptif, dikelompokkan berdasarkan tema kebutuhan, kemudian diprioritaskan menggunakan metode MoSCoW. Audit menunjukkan bahwa informasi sekolah telah tersedia pada beberapa kanal, tetapi belum terhubung sebagai sumber resmi yang konsisten. Perbedaan identitas dan kontak masih ditemukan, data traffic dan engagement belum dapat diakses sebagai nilai awal kinerja. Kegiatan menghasilkan satu dokumen baseline enam kanal digital, satu matriks yang memuat delapan kelompok kebutuhan beserta kriteria penerimaannya, dan satu rencana teknis yang terdiri atas enam paket kerja. Hasil bagi mitra adalah tersedianya rujukan untuk memeriksa kesesuaian rancangan, menyiapkan akun, data pendukung, dan memantau tahapan pengembangan.
Downloads
References
Amalia, R. D., Arifuddin, N. A., & Setyadinsa, R. (2025). Pelatihan Google Workspace sebagai sistem manajemen pengetahuan di TK Islam At-Tin. NUSANTARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(3), 475–487. https://doi.org/10.55606/nusantara.v5i3.6451
Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia. (2024). Survei penetrasi internet Indonesia 2024. APJII.
Beckman, K., Apps, T., Bennett, S., & Dalgarno, B. (2024). A study of principals’ governance of school social media. Social Sciences & Humanities Open, 10, 101069.
Bessant, C. (2024). School social media use and its impact upon children’s rights, privacy and datafication. Social Sciences & Humanities Open, 10, 100986.
Chaffey, D., & Ellis-Chadwick, F. (2022). Digital marketing: Strategy, implementation and practice (8th ed.). Pearson.
Dwivedi, Y. K., Ismagilova, E., Hughes, D. L., Carlson, J., Filieri, R., Jacobson, J., Jain, V., Karjaluoto, H., Kefi, H., Krishen, A. S., Kumar, V., Rahman, M. M., Raman, R., Rauschnabel, P. A., Rowley, J., Salo, J., Tran, G. A., & Wang, Y. (2021). Setting the future of digital and social media marketing research: Perspectives and research propositions. International Journal of Information Management, 59, 102168. https://doi.org/10.1016/j.ijinfomgt.2020.102168
Google. (2024). Google Analytics 4 dimensions and metrics. https://support.google.com/analytics/answer/9143382
Haleem, A., Javaid, M., Qadri, M. A., & Suman, R. (2022). Understanding the role of digital technologies in education: A review. Sustainable Operations and Computers, 3, 275–285. https://doi.org/10.1016/j.susoc.2022.05.004
International Organization for Standardization. (2019). ISO 9241-210:2019 ergonomics of human-system interaction—Part 210: Human-centred design for interactive systems. ISO.
Kirchner-Krath, J., Morschheuser, B., Sicevic, N., Xi, N., von Korflesch, H. F. O., & Hamari, J. (2024). Challenges in the adoption of sustainability information systems: A study on green IS in organizations. International Journal of Information Management, 77, 102754. https://doi.org/10.1016/j.ijinfomgt.2024.102754
Kotler, P., Kartajaya, H., & Setiawan, I. (2021). Marketing 5.0: Technology for humanity. Wiley.
Niqotaini, Z., Gusti, K. W., Achmad, Z. A., Nisa, D. A., Irzavika, N., & Kholiq, A. (2024). Meningkatkan promosi kampung wisata kuliner melalui pemanfaatan digital marketing. Martabe: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 7(6), 2011–2016.
Niqotaini, Z., Yulistiawan, B. S., Krisnanik, E., & Amalia, R. D. (2023). Analisa dan perancangan sistem informasi dengan Unified Modeling Language. Indiepress Books.
OWASP Foundation. (2021). OWASP Top Ten: The ten most critical web application security risks. https://owasp.org/Top10/
Organisation for Economic Co-operation and Development. (2023). OECD digital education outlook 2023: Towards an effective digital education ecosystem. OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/c74f03de-en
Republik Indonesia. (2022). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi.
Thamrin, J. Z., Matondang, N., & Amalia, R. D. (2025). Pengembangan sistem informasi properti sewa berbasis web: Pendekatan DBLC dan perspektif manajemen sistem informasi. Indonesian Journal of Business Intelligence, 8(2). https://doi.org/10.21927/ijubi.v8i2.6531
United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization. (2023). Global education monitoring report 2023: Technology in education—A tool on whose terms? UNESCO. https://doi.org/10.54676/UZQV8501
Vállez, M., Alcaraz-Martínez, R., & Lopezosa, C. (2026). Search engine visibility of university AI content: An analysis of thirty institutions from three countries. Digital Library Perspectives, 42(1), 100–118. https://doi.org/10.1108/DLP-03-2025-0035
World Wide Web Consortium. (2023). Web content accessibility guidelines (WCAG) 2.2. https://www.w3.org/TR/WCAG22/.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Rifka Dwi Amalia, Nurul Afifah Arifuddin, Nindy Irzavika, Kharisma Wiati Gusti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


