Edukasi Interaktif Pentingnya Tablet Tambah Darah bagi Remaja Putri

Authors

  • Rifqah Muflihah Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah kalimantan Timur
  • Ferry Fadzlul Rahman

Keywords:

Anemia, Pengetahuan, Edukasi, Kuis, TTD

Abstract

Anemia pada remaja putri masih menjadi masalah kesehatan, terutama pada wilayah dengan prevalensi anemia tinggi dan konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) yang rendah. Di wilayah kerja Puskesmas Tanjung Palas, prevalensi anemia remaja putri mencapai 33,75%, sedangkan persentase konsumsi TTD hanya 6,81%. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan remaja putri mengenai anemia, pencegahannya, serta pentingnya konsumsi TTD secara rutin. Metode yang digunakan berupa edukasi interaktif melalui ceramah berbantuan PowerPoint, kuis, dan tanya jawab. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test, kemudian data dianalisis secara deskriptif dengan membandingkan rata-rata skor pengetahuan sebelum dan setelah edukasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan nilai rata-rata pengetahuan dari 78,36 pada pre-test menjadi 88,03 pada post-test.  Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi interaktif dapat menjadi salah satu upaya untuk memperkuat pemahaman dan kesadaran peserta mengenai pentingnya konsumsi TTD.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Asmawati, N., Nurcahyani, I. D., Yusuf, K., Wahyuni, F., & Mashitah, S. (2021). Pengaruh penyuluhan menggunakan media video terhadap pengetahuan dan sikap tentang anemia pada remaja putri SMPN 1 Turikale tahun 2020. Jurnal Gizi Dan Kesehatan, 13(2), 22–30. https://doi.org/https://doi.org/10.35473/jgk.v13i2.122

Astuti, E. R. (2023). Literature Review: Faktor-Faktor Penyebab Anemia Pada Remaja Putri Literature Review: Factors Causes Anemia In Adolescent Women the license CC BY-SA 4.0. Jambura Journal of Health Science and Research, 5(2), 550–561.

Dahlia, I., Masrul, M., & Amir, A. (2026). Pengaruh edukasi anemia dengan model PAKEM terhadap tingkat pengetahuan dan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah pada remaja putri di SMK Negeri 2 Padang. Jurnal Kesehatan Komunitas (Journal of Community Health), 12(1), 144–151. https://doi.org/https://doi.org/10.25311/keskom.Vol12.Iss1.2495

Djannah, R., & Wisudawati, W. (2023). Pengaruh pendidikan gizi dan anemia terhadap pengetahuan remaja tentang pencegahan anemia. Jurnal Ilmu Kesehatan Karya Bunda Husada, 9(1), 10–17.

Fitriani, W. N., & Wahyuni, I. S. (2023). Edukasi anemia pada remaja di SMKS IT Raflesia Depok. Jurnal Peduli Masyarakat, 5(4), 1269–1274.

Kementerian Kesehatan. (2022, November 16). Remaja bebas anemia: Konsentrasi belajar meningkat, bebas prestasi.

Muchtar, F. (2024). Penyuluhan pencegahan anemia pada remaja putri di SMP Negeri 15 Kendari. Jurnal Medika: Medika, 3(2), 195–201. https://doi.org/https://doi.org/10.31004/x45vnv13

Nabila, P. R., Samaria, D., Rachmat, S. S. M., Mauliya, N., Zahra, E. A., & Wulandari, I. P. (2024). Efektivitas edukasi anemia terhadap tingkat pengetahuan siswi. Jurnal Abmas Negeri (JAGRI), 5(1), 86–95. https://doi.org/https://doi.org/10.36590/jagri.v5i1.740

Nurcahyanti, F. D., Nurochim, E., Rini, S. D. W., Srimulti, S., & Setyadi, A. W. (2025). Efektivitas media digital dalam edukasi pencegahan anemia pada remaja putri. JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa, 4(1), 434–440. https://doi.org/https://doi.org/10.57218/jkj.Vol4.Iss1.1591

Pratama, S. A., Ruhana, A., Sholikhah, D. M., & Wardani, A. P. S. (2025). Edukasi pencegahan anemia melalui permainan edukasi RANIA (Remaja Bebas Anemia). Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 3(5), 1792–1796. https://doi.org/https://doi.org/10.59837/jpmba.v3i5.2535

Puspitasari, S. T., Rahman, F. F., Haris, F., Hapsari, A., Tama, T. D., Andiana, O., Hanifah, S., Ramadhan, M. P., & Liao, H.-E. (2025). Understanding menstrual irregularities in adolescents: Key factors and their role in achieving sustainable development goals. https://doi.org/https://doi.org/10.21203/rs.3.rs-5538953/v1

Putri, S. K., Jeki, A. G., & Fatmawati, T. Y. (2024). Status gizi, tingkat konsumsi zat gizi besi (Fe) dan siklus menstruasi dengan kejadian anemia remaja putri: Nutritional status, iron (Fe) consumption level and menstrual cycle with the incidence of anemia of adolescent girls. Jurnal Diskursus Ilmiah Kesehatan, 2(1), 9–15. https://doi.org/https://doi.org/10.56303/jdik.v2i1.155

Qomarasari, D., & Mufidaturrosida, A. (2022). Hubungan status gizi, pola makan dan siklus menstruasi dengan kejadian anemia pada remaja putri kelas VIII di SMPN 3 Cibeber. Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga, 6(2), 43–50.

Rahman, R. A., & Fajar, N. A. (2024). Analisis faktor risiko kejadian anemia pada remaja putri: Literatur review. Jurnal Kesehatan Komunitas (Journal of Community Health), 10(1), 133–140. https://doi.org/https://doi.org/10.25311/keskom.Vol10.Iss1.1403

Rahmawati, A., Lubis, A. S., Arianti, A., Yuliandani, E. T., Ulya, H., Pemiliani, K., Wahyudin, N. S., Damayanti, S., & Rusman, K. N. F. (2025). Intervensi kesehatan komunitas melalui program SERASI untuk pencegahan dan penanganan anemia pada remaja putri di MTs Al-Ma’arif Kota Tasikmalaya. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 3(3), 937–942. https://doi.org/https://doi.org/10.59837/jpmba.v3i3.2335

Rahmy, H. A., Meidiarti, A., & Prativa, N. (2022). Pengaruh edukasi gizi terhadap pengetahuan gizi dan kadar hemoglobin pada remaja putri. Nutri-Sains: Jurnal Gizi, Pangan Dan Aplikasinya, 6(1), 55–64. https://doi.org/https://doi.org/10.21580/ns.2022.6.1.8010

Rusdi, F. Y., Helmizar, H., & Rahmy, H. A. (2021). Pengaruh edukasi gizi menggunakan instagram terhadap perubahan perilaku gizi seimbang untuk pencegahan anemia pada remaja putri di SMAN 2 Padang. Journal of Nutrition College, 10(1), 31–38.

Sari, D. A. (2024). Pemberian edukasi terkait anemia menggunakan media leaflet dan powerpoint terhadap pengetahuan remaja di Desa Kalimas, Kecamatan Besuki, Kabupaten Situbondo. Media Gizi Kesmas, 13, 712–719.

Sari, P., Herawati, D. M. D., Dhamayanti, M., & Hilmanto, D. (2022). Anemia among adolescent girls in west java, Indonesia: Related factors and consequences on the quality of life. Nutrients, 14(18), 3777. https://doi.org/https://doi.org/10.3390/nu14183777

World Health Organization. (2025). WHO global anaemia estimates, 2025 edition.

Yulia, C., Muktiarni, M., Wahyudi, Y., Nabila, A. P., Fadhila, A., Putra, H. R. S., Zakira, L. R., Husna, N. F., & Nadifah, P. (2023). Pelatihan cegah anemia pada remaja (CAP-R) pada siswa SMA untuk mencegah anemia pada remaja. Jurnal Abmas, 23(2), 73–80. https://doi.org/https://doi.org/10.17509/abmas.v23i2.66691.

Downloads

Published

2026-09-23

How to Cite

Muflihah, R., & Rahman, F. F. (2026). Edukasi Interaktif Pentingnya Tablet Tambah Darah bagi Remaja Putri. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara, 7(3), 4533–4539. Retrieved from https://ejournal.sisfokomtek.org/index.php/jpkm/article/view/9602

Issue

Section

Kesehatan Masyarakat