Penerapan Konsep Circular Economy melalui Pengolahan Sampah Organik Rumah Tangga sebagai Income Generating Keluarga
DOI:
https://doi.org/10.55338/jpkmn.v7i3.9709Keywords:
Circular Economy , Sampah Organic , Pemberdayaan Masyarakat , Income Generating , Entrepreneurship Capacity BuildingAbstract
Permasalahan sampah rumah tangga menjadi salah satu tantangan lingkungan yang membutuhkan strategi pengelolaan berkelanjutan melalui peningkatan peran aktif masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam menerapkan konsep circular economy melalui pengolahan sampah organik rumah tangga menjadi produk bernilai guna dan bernilai ekonomi sebagai income generating keluarga. Kegiatan dilaksanakan di Kabupaten Agam dengan melibatkan 20 orang peserta dari masyarakat rumah tangga. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Entrepreneurship Capacity Building (ECB) melalui tahapan edukasi, pelatihan teknis, praktik pengolahan sampah organik, serta evaluasi kegiatan. Materi yang diberikan meliputi pemahaman konsep ekonomi sirkular, pentingnya pemilahan sampah, serta praktik pembuatan komposter dan eco-enzyme sebagai bentuk pemanfaatan kembali limbah organik rumah tangga. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengalami peningkatan pemahaman mengenai konsep circular economy dan keterampilan dalam mengolah sampah organik menjadi produk yang memiliki nilai manfaat. Berdasarkan hasil evaluasi, pemahaman peserta terhadap materi circular economy memperoleh nilai Total Capaian Responden (TCR) sebesar 88,17%, evaluasi praktik pengolahan sampah sebesar 89,75%, evaluasi fasilitator dan metode pelatihan sebesar 87%, serta evaluasi manfaat kegiatan sebesar 86%. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan edukasi dan praktik berbasis ECB mampu mendorong perubahan paradigma masyarakat dalam melihat sampah sebagai sumber daya yang dapat dimanfaatkan kembali. Implementasi kegiatan diharapkan dapat mendukung terciptanya pola pengelolaan sampah rumah tangga yang berkelanjutan sekaligus membuka peluang peningkatan ekonomi keluarga melalui pemanfaatan sampah rumah tangga.
Downloads
References
Agam, D. K. d. I. K. (2025). Profil Daerah Kabupaten Agam 2025 Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Agam.
Boulding, K. E. (1966). The Economics of the Coming Spaceship Earth. In H. Jarrett (Ed.), Environmental Quality in a Growing Economy. Baltimore: Resources for the Future/Johns Hopkins University Press.
Fehrer, J., & Wieland, H. (2020). A systemic logic for circular business models. Journal of Business Research, 125. doi:10.1016/j.jbusres.2020.02.010
Indonesia, K. L. H. B. P. L. H. R. (2026). Sirkular Ekonomi. Retrieved from https://kemenlh.go.id/contents/18/Ekonomi-Sirkular
Kristoffersen, E., Blomsma, F., Mikalef, P., & Li, J. (2020). The smart circular economy: A digital-enabled circular strategies framework for manufacturing companies. Journal of Business Research, 120, 241-261. doi:https://doi.org/10.1016/j.jbusres.2020.07.044
Linda, M. R., Fitria, Y., Sarianti, R., Zulvia, Y., Zona, M. A., Syahrizal, S., . . . Yonita, R. (2025). Cicular Economy Pengolahan Sampah. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara, 6(4), 5672-5679. doi:10.55338/jpkmn.v6i4.7266
UNHCR, I. (2017). A Guide to Market-Based Livelihood Interventions for Refugees. Geneva: International Labour Organization.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Muthia Roza Linda, Syahrizal Syahrizal, Yuki Fitria, Rini Sarianti, Chichi Andriani, Nevia Prima Vera, Sutiyem Sutiyem

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

