Metodologi Pengembangan Keilmuwan (Epistimologi II) Dalam Perspektif Islam dan Barat
Keywords:
Epistimologi, Eksplanation, IntuisiAbstract
Epistimologi merupakan membahas mengenai bagaimana cara memperoleh atau mendapatkan ilmu pengetahuan sehingga epistimologi ini berakaitan erat dengan persoalan metode untuk memperoleh ilmu pengetahuan. Artikel ini bertujuan mengetahui mengenai metode pengembangan keilmuan yaitu metode Eksplanation (Bayani/Penjelasan) dan Intuisi (Irfani/Renungan) dalam pandangan islam dan Pandangan barat Emprisme (Pengalaman), Rasionalisme (menekankan pada akal), dan kritisisme (teori Pengetahuan) . Dalam artikel ini penelitian yang dilakukan berbentuk library research.
Downloads
References
Adian Husaini, Filsafat Ilmu Perspektif Barat Dan Islam (Depok: Gema Insani, 2013).
Ahmad Tafsir. 1999. Filsafat Ilmu Akal Dan Hati Sejak Thales Sampai Capra (Bandung: PT. Remaja Rosdakarya)
Khudori Soleh, Filsafat Islam Dari Klasik Hingga Kontemporer (Yogyakarta: Ar- Ruzz Media, 2016), 35.
Kulsum, U. (2020). Epistemologi Islam Dalam Tinjauan Filosofis. Urwatul Wutsqo: Jurnal Studi Kependidikan dan Keislaman, 9(2), 229-241.
Panirama, Maya. (2017)Pendekatan Praktis Metode Penelitian Kualitatif Dan Kuantitatif. Yogyakarta: idea Press,
Qomar, Mujamil. (2005). Epistemologi Pendidikan Islam Dari Metode Rasional Hingga Metode Kritik. Jakarta: Erlangga.
Qifari, Abudzar Al. “Epistimologi Pendidikan Islam”. Jurnal
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Mikrot Mikrot, Abu Anwar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
