Latihan Relaksasi Otot Progresif Untuk Mengatasi Gangguan Tidur dan Kecemasan Akibat Terdampak Bencana Banjir

Authors

  • Dhian Ririn Lestari, Program Studi Keperawatan Fakultas Kedoteran Universitas Lambung Mangkurat,  Indonesia
  • Eka Santi, Universitas Lambung Mangkurat,  Indonesia
  • Mutia Rahmah, Program Studi Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Lambung Mangkurat,  Indonesia
  • Gusti Akhmad Riqi P, Universitas Lambung Mangkurat,  Indonesia
  • Annisa Intan Sulistyani, Universitas Lambung Mangkurat,  Indonesia
  • Rahmat Nur Fadilah, Universitas Lambung Mangkurat,  Indonesia

Keywords:

Latihan, Relaksasi Otot Progresif, Gangguan Tidur, Kecemasan, Bencana Banjir

Abstract

Masalah mental emosional yang dirasakan oleh warga yang terdampak banjir yaitu perasaan khawatir, stress dan gangguan tidur akibat banjir yang terjadi. Warga yang dilakukan wawancara mengatakan tidak mengetahui apa tindakan untuk mengatasi dan mengurangi rasa cemas, stress dan gangguan tidur yang mereka rasakan. Solusi dari permasalahan yang dirasakan oleh warga adalah dengan pemberian edukasi tentang dampak bencana pada keehatan mental dan pemberian Latihan Tehnik Relaksasi Otot Progresif untuk Mengatasi Gangguan Tidur dan Gangguan Mental Emosional (Kecemasan) akibat terdampak bencana banjir. Sehingga setelah pemberian Latihan ini warga yang terdampak banjir dapat melakukannya secara mandiri bila rasa cemas dan gangguan tidur dirasakan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

BNPB. (2021). 10 Kabupaten/Kota Terdampak Banjir di Kalimantan Selatan. Diakses pada Juli 2023 melalui

https://bnpb.go.id/berita/-update-10-kabupaten-kota-terdampak-banjir-di-kalimantan-selatan

Lestari, DR., Rahmah, M. (2023). Pendampingan Psikososial Pasca Bencana Banjir pad Warga yang Tinggal di Pinggiran Sungai. Ilung, Vol. 2 No. 4; 590-600. DOI: https://doi.org/10.20527/ilung.v2i4.7344

Pemerintah Kabupaten Banjar. Gambaran Umum Wilayah Kabupaten Banjar. Diakses pada Juli 2023 melalui: https://home.banjarkab.go.id/profil-2/gambaran-umum-wilayah-kab-banjar/.

Ramirez M, Peek-Asa C. (2005). Epidemiology of traumatic injuries from earthquakes. Epidemiol Rev, 27:47-55. DOI: 10.1093/epirev/mxi005. PMID: 15958426.

Alvionita S, Wongkar D, Pasiak TF. (2012). Pengaruh Relaksasi Otot Progresif terhadap Kecemasan. Jurnal Biomedik: JBM 4 (3). Diakses pada Juli 2023 melalui https://ejournal.unsrat.ac.id/v3/index.php/ebiomedik/article/view/37507/41351

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2007 Tentang Penanggulangan Bencana https://bnpb.go.id/ppid/file/UU_24_2007.pdf

Yosep. (2010). Keperawatan Jiwa. Edisi Revisi Cetakan III. Bandung: PT. Refika Aditama.

Zai, Y. P. (2019). Pengaruh Terapi Relaksasi Otot Progresif Terhadap Gangguan Tidur Lansia Di Desa Tuntungan II Kecamatan Pancur Batu Tahun 2019. https://repository.stikeselisabethmedan.ac.id/wp-content/uploads/2019/08/YUPI-PENTASARI-ZAI-032015104.pdf

Downloads

Published

2023-11-24

How to Cite

Lestari, D. R., Santi, E., Rahmah, M., P, G. A. R., Sulistyani, A. I., & Fadilah, R. N. (2023). Latihan Relaksasi Otot Progresif Untuk Mengatasi Gangguan Tidur dan Kecemasan Akibat Terdampak Bencana Banjir. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara, 4(4), 3757-3762. Retrieved from https://ejournal.sisfokomtek.org/index.php/jpkm/article/view/1890

Most read articles by the same author(s)