Analisis Administrasi dan Manajemen di Puskesmas Sempaja Kota Samarinda

Authors

  • Herwin Purwaningsih, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mutiara Mahakam Samarinda,  Indonesia
  • Veneranda Filisia Hemang, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mutiara Mahakam Samarinda,  Indonesia
  • Muhammad Zaidan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mutiara Mahakam Samarinda,  Indonesia
  • Herianto Herianto, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mutiara Mahakam Samarinda,  Indonesia
  • Ramla Ramla, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mutiara Mahakam Samarinda,  Indonesia
  • Safrin Safrin, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mutiara Mahakam Samarinda,  Indonesia
  • Zilva Kristin Vandela, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mutiara Mahakam Samarinda,  Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.55338/jpkmn.v5i1.2604

Keywords:

check up, puskesmas sempaja, metode USG, metode fishbone

Abstract

Puskesmas juga merupakan Unit Pelaksanaan Teknis Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota yang bertanggung jawab terhadap kesehatan diwilayah kerjanya dan dikenal juga sebagai tempat pelayanan primer yang memiliki peranan dalam menyelenggarakan suatu upaya kesehatan yang bersifat menyeluruh, terpadu, merata yang dapat diterima dan terjangkau masyarakat untuk meningkatkan kemampuan hidup sehat bagi setiap penduduk agar mampu memperoleh derajat kesehatan yang optimal Untuk menentukan masalah, di dalam laporan ini penulis menggunakan Metode USG (Urgensi, Keseriusan, Perkembangan) yang disesuaikan dengan metode yang digunakan oleh Puskesmas Sempaja.Sedikit banyaknya plan of action yang telah dilaksanakan oleh pihak puskesmas sempaja seperti selalu memfollow up atau mempertanyakan kejelasan mengenai laporan. Namun belum ada kebijakan resmi dari pihak dinas kesehatan atau instansi yang terkait. Maka dari itu evaluasi yang diberikan yaitu menggunakan pengeras suara pada saat kegiatan promosi kesehatan dan pemanggilan pasien, pada bagian apotek perlu penambahan SDM di bidang apoteker dikaranakan kekurangan SDM yang membuat pelayanan diapotek sedikit lambat, menyediakan stand banner atau poster tentang promosi kesehatan dan alur pelayanan pasien agar mudah dipahami pasien dan mengedukasi masyarakat, menyediakan Badge Poli agar pasien lebih terarah dan tidak salah tempat.Berdasarkan dari pembahasan yang sudah penulis bahas diatas, maka didapatkan beberapa kesimpulan, antara lain: 1. Palayanan yang ada di puskesmas Sempaja terdiri dari pelayanan UKM, UKP, dan Tata Usaha. 2. Manajemen yang dilakukan di UPTD Puskesmas Sempaja yaitu dengan melakukan perencanaan di awal tahun dan melakukan evaluasi di akhir tahun. 3. Selama residendi penulis mengikuti pelayanan yang ada dipuskesmas seperti melakukan pelayanan rekam medik, pendaftaran, posyandu, dan membatu di tata usaha. 4. Berdasarkan hasil Penelitian yang dilakukan, didapatkan hasil bahwa kurang optimalnya pelayanan kesehatan di puskesmas Sempaja cukup berpengaruh kepada kualitas dari pelayanan yang ada di puskesmas Sempaja.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Andrianto, P. (2017). Sistem Informasi Pelayanan Kesehatan Berbasis Web di Puskesmas. 2017, 47–52.

Ensha, I. S. (2014). Pengaruh Implementasi Kebijakan Akreditasi Puskesmas terhadap Manajemen Pelayanan Kesehatan Masyarakat dalam Mewujudkan Produktivitas Kerja. 12–23.

Furkan MA, Maruji M, Islah AM. (2021). SISTEM INFORMASI PELAYANAN KESEHATAN PADA PUSKESMAS KABAENA SELATAN BERBASIS WEB.

Hidayat, Z. (2019). Puskesmas.

Indonesia, R. (1999). Presiden republik indonesia.

Irmawati, S. (2017). Kualitas Pelayanan Kesehatan Di Puskesmas Sangurara Kecamatan Tatanga Kota Palu. Jurnal Katalogis, 5(1), 188–197.

Jonas. (1992). KESEHATAN SEBAGAI HAK ASASI MANUSIA. 1.

KEMENKES, R. (2010). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia. 2008, 1–30.

Latifah, L. (2018). Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember.

Maghfiroh, L., & Rochmah, T. N. (2017). ANALISIS KESIAPAN PUSKESMAS DEMANGAN KOTA MADIUN

DALAM MENGHADAPI AKREDITASI Readiness Analysis of Demangan Health Care Centre Madiun in Facing Accreditation. 13(4), 329–336.

Masyarakat, J. K. (2017). ANALISIS TINGKAT KEPUASAN PASIEN TERHADAP KUALITAS PELAYANAN RAWAT JALAN DI PUSKESMAS DUREN DAN PUSKESMAS BERGAS KABUPATEN SEMARANG TAHUN 2017. 5, 33–42.

Molyadi. (2019). Pelaksanaan kebijakan akreditasi puskesmas di kabupaten kubu raya. 07(01), 18–23.

Nurhidayah, L. (2017). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Masyarakat Desa Jurangbahas Dalam Pemanfaatan Puskesmas Di Puskesmas Ii Wangon Kecamatan Wangon Kabupaten Banyumas. Thesis (Bachelor), 13–40. http://repository.ump.ac.id/4171/ Peraturan Menteri Kesehatan RI. (2019).

Peraturan Menteri Kesehatan RI No 43 tahun 2019 tentang Puskesmas. Peraturan Menteri Kesehatan RI No 43 Tahun 2019 Tentang Puskesmas, Nomor 65(879), 2004–2006. Permenkes. (2015).

Permenkes No.46 Tahun 2015. Tentang Akreditasi Puskesmas, Klinik Patama, Tempat Praktik Mandiri Dokter, Dan Tempat Praktik Mandiri Dokter Gigi. Permenkes. (2019).

Permenkes RI No 31. (2019). Permenkes RI. Nomor 31

Tahun 2019 Tentang Sistem Informasi Puskesmas. Menteri Kesehatan Republik Indonesia Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia, No. 999(999), 1–288.Permenkes RI. Nomor 31 Tahun 2019 Tentang Sistem Inf. Menteri Kesehatan Republik Indonesia Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia, No. 999(999), 1–288.

Permenkes RI. (2014). Peraturan Menteri Kesehatan No 75 Tahun 2014 tentang Pusat Kesehatan Masyarakat. 14(02), 144–150.

Ri, K. K. (2019). Rencana aksi kegiatan. 15.

Sanah, N. (2017). PELAKSANAAN FUNGSI PUSKESMAS ( PUSAT KESEHATAN MASYARAKAT ) DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN. 5(1), 305–314.

Ulumiyah, N. H. (2018). MENINGKATKAN MUTU PELAYANAN KESEHATAN PUSKESMAS Improving t he

Health Services ’ Quality by Implementation of Patient Safety in Public Health Center. 6(2), 149–155. https://doi.org/10.20473/jaki.v6i2.2018.149-155

UUD RI. (2009). Undang-Undang Republik Indonesia 36 Tahun 2009. Tentang Kesehatan, 2, 141–143.

Wulandari, R. D., Ridho, I. A., Supriyanto, S., Qomarrudin, M. B., Penelitian, B., & Ri, K. K. (2019). Pengaruh Pelaksanaan Akreditasi Puskesmas terhadap Kepuasan Pasien The Influence of Primary Health Care Accreditation on Patient Satisfaction. 228–236.

Downloads

Published

2024-03-06

How to Cite

Purwaningsih, H., Filisia Hemang, V. ., Zaidan, M. ., Herianto, H., Ramla, R., Safrin, S., & Kristin Vandela, Z. . (2024). Analisis Administrasi dan Manajemen di Puskesmas Sempaja Kota Samarinda. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara, 5(1), 1134-1139. https://doi.org/10.55338/jpkmn.v5i1.2604