Wujudkan Perlindungan Perempuan Dalam Tradisi Female Circumcision Di Wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat

Authors

  • Syafira Nurfajri Istiqomah, Universitas Medika Suherman,  Indonesia
  • Dewita Rahmatul Amin, Universitas Medika Suherman,  Indonesia
  • Syauqiyah Shohwatul Islam, Universitas Medika Suherman,  Indonesia
  • Novi Novita Rosdiana, Universitas Medika Suherman,  Indonesia
  • Novi Siti Rahmawati, Universitas Medika Suherman,  Indonesia
  • Mega Inka Lestari, Universitas Medika Suherman,  Indonesia
  • Sri Marlina Agustin, Universitas Medika Suherman,  Indonesia
  • Nurhaeni Nurhaeni, Universitas Medika Suherman,  Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.55338/jpkmn.v5i2.3260

Keywords:

Sirkumsisi, Perilaku, Budaya, Pengetahuan, Agama

Abstract

Sirkumsisi atau yang biasa disebut Khitan sangat berkaitan dengan agama atau kepercayaan serta faktor budaya. Hal ini dijalankan oleh umat beragama Islam, yang merupakan agama mayoritas di Indonesia. Sirkumsisi pada anak perempuan menjadi permasalahan akibat dasar hukumnya yang telah diperdebatkan oleh para ahli fikih dan didukung data negatifnya oleh pegiat gender. Tujuan dalam penelitian ini untuk mewujudkan perlindungan perempuan dalam tradisi Female Circumcision di wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Pengambilan sampel dalam penelitian ini dengan metode pra experiment dengan pra dan pre test design. Dengan tujuan untuk mengetahui pengetahuan ibu tentang sunat perempuan. Hasil dari penelitian ini memperlihatkan bahwa pengambilan keputusan ibu terhadap sirkumsisi pada anak perempuan dipengaruhi oleh pola pikir, kepercayaan, keyakinan, dorongan keluarga dan kebudayaan. Teknik penyelesaian ini adalah dengan melakukan Pendidikan Kesehatan, penyuluhan dan FGD (Forum Group Discussion), diharapkan dengan adanya kegiatan ini mampu merubah atau meluruskan stigma masyarakat mengenai female circumcision. Diharapkan kepada fasilitas Kesehatan atau tenaga Kesehatan lebih meningkatkan promosi Kesehatan tentang dampak atau bahaya dari sunat perempuan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Handayani, dan Anggraeni. 2022. “Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Sunat Perempuan di Kelurahan Landasan Ulin Tengah Kota Banjarbaru.” Jurnal Ilmiah Kebidanan 2:75–82.

Heryani, Neni. 2020. “radisi dan Presepsi Tentang Sunat Perempuan di Desa Sukamaju Kabupaten Muaro Jambi.” Jambura : Journal of health science dand research.

Hidayat, Aziz, dan Aklia Suslia. 2018. Metode Penelitian Kebidanan Dan Teknik Analisis Data. 2 ed. Jakarta: EGC.

Maulana. 2019. promosi kesehatan. Jakarta: Penerbit Buku EGC.

Notoatmodjo, Soekidjo. 2019. Pendidikan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Nursalam. 2014. Manajemen Keperawatan : Aplikasi Dalam Praktik Keperawatan Profesional. 4 ed. Jakarta: Penerbit Salemba.

Paristi, Karilla. 2017. “Hubungan Pengetahuan Dengan Sikap Ibu Mengenai Sunat Perempuan di Wilayah Kerja Teratai Putih.” Skripsi, Universitas Tanjungpura.

Purwoastuti, Endang, dan Elisabeth Walyani. 2017. Perilaku & Softskills Kesehatan : Panduan Untuk Tenaga Kesehatan (Perawat dan Bidan).

Putranti. 2023. “SUNAT laki-laki dan perempuan pada masyarakat Jawa dan Madura.” Dyah, Basilica.

Sari, Eka. 2019. “FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI ORANG TUA MELAKUKAN KHITAN PADA ANAK PEREMPUAN DI BPM WILAYAH KERJA PUSKESMAS HARAPAN RAYA PEKANBARU TAHUN 2014.” ensiklopediaku 4:139–46.

Sari, Indah, Vivi Silawati, dan Bunga Carolin. 2022. “FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU ORANG TUA MELAKUKAN SIRKUMSISI PADA BAYI PEREMPUAN.” menara medika 5:98–108.

WHO. 2013. Female Genital Mutilation.

Downloads

Published

2024-06-25

How to Cite

Nurfajri Istiqomah, S. ., Rahmatul Amin, D. ., Shohwatul Islam, S. ., Novita Rosdiana, N. ., Rahmawati, N. S. ., Inka Lestari, M. ., Marlina Agustin, S. ., & Nurhaeni, N. (2024). Wujudkan Perlindungan Perempuan Dalam Tradisi Female Circumcision Di Wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara, 5(2), 2614-2620. https://doi.org/10.55338/jpkmn.v5i2.3260

Most read articles by the same author(s)