Wujudkan Perlindungan Perempuan Dalam Tradisi Female Circumcision Di Wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat

Authors

  • Syafira Nurfajri Istiqomah, Universitas Medika Suherman,  Indonesia
  • Dewita Rahmatul Amin, Universitas Medika Suherman,  Indonesia
  • Syauqiyah Shohwatul Islam, Universitas Medika Suherman,  Indonesia
  • Novi Novita Rosdiana, Universitas Medika Suherman,  Indonesia
  • Novi Siti Rahmawati, Universitas Medika Suherman,  Indonesia
  • Mega Inka Lestari, Universitas Medika Suherman,  Indonesia
  • Sri Marlina Agustin, Universitas Medika Suherman,  Indonesia
  • Nurhaeni Nurhaeni, Universitas Medika Suherman,  Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.55338/jpkmn.v5i2.3281

Keywords:

Sirkumsisi, Perilaku, Budaya, Pengetahuan, Agama

Abstract

Sunat umumnya dikenal sebagai Khitan, sangat terkait dengan agama, sistem kepercayaan, dan faktor budaya. Hal ini dianut oleh masyarakat Islam yang merupakan agama mayoritas di Indonesia. Sunat perempuan telah menjadi isu kontroversial karena dasar hukumnya yang diperdebatkan di kalangan ahli hukum Islam dan dampak negatifnya yang didukung oleh aktivis gender. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjaga perempuan dalam tradisi Sunat Perempuan di Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan metode pre-eksperimental dengan desain pre-and post-test untuk mengukur pengetahuan ibu tentang sunat perempuan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pengambilan keputusan ibu mengenai sunat perempuan dipengaruhi oleh pola pikir, keyakinan, keyakinan, tekanan keluarga, dan norma budaya. Solusi yang diusulkan melibatkan Pendidikan Kesehatan, konseling, dan Forum Group Discussion (FGD) yang berpotensi mengubah atau memperbaiki kesalahpahaman masyarakat tentang sunat perempuan. Fasilitas kesehatan dan tenaga kesehatan dihimbau untuk meningkatkan promosi kesehatan mengenai dampak atau bahaya sunat perempuan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Handayani, dan Anggraeni. 2022. “Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Sunat Perempuan di Kelurahan Landasan Ulin Tengah Kota Banjarbaru.” Jurnal Ilmiah Kebidanan 2:75–82.

Heryani, Neni. 2020. “radisi dan Presepsi Tentang Sunat Perempuan di Desa Sukamaju Kabupaten Muaro Jambi.” Jambura : Journal of health science dand research.

Hidayat, Aziz, dan Aklia Suslia. 2018. Metode Penelitian Kebidanan Dan Teknik Analisis Data. 2 ed. Jakarta: EGC.

Maulana. 2019. promosi kesehatan. Jakarta: Penerbit Buku EGC.

Notoatmodjo, Soekidjo. 2019. Pendidikan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Nursalam. 2014. Manajemen Keperawatan : Aplikasi Dalam Praktik Keperawatan Profesional. 4 ed. Jakarta: Penerbit Salemba.

Paristi, Karilla. 2017. “Hubungan Pengetahuan Dengan Sikap Ibu Mengenai Sunat Perempuan di Wilayah Kerja Teratai Putih.” Skripsi, Universitas Tanjungpura.

Purwoastuti, Endang, dan Elisabeth Walyani. 2017. Perilaku & Softskills Kesehatan : Panduan Untuk Tenaga Kesehatan (Perawat dan Bidan).

Putranti. 2023. “SUNAT laki-laki dan perempuan pada masyarakat Jawa dan Madura.” Dyah, Basilica.

Sari, Eka. 2019. “FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI ORANG TUA MELAKUKAN KHITAN PADA ANAK PEREMPUAN DI BPM WILAYAH KERJA PUSKESMAS HARAPAN RAYA PEKANBARU TAHUN 2014.” ensiklopediaku 4:139–46.

Sari, Indah, Vivi Silawati, dan Bunga Carolin. 2022. “FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU ORANG TUA MELAKUKAN SIRKUMSISI PADA BAYI PEREMPUAN.” menara medika 5:98–108.

WHO. 2013. Female Genital Mutilation.

Downloads

Published

2024-06-26

How to Cite

Nurfajri Istiqomah, S. ., Rahmatul Amin, D. ., Shohwatul Islam, S. ., Novita Rosdiana, N. ., Siti Rahmawati, N. ., Inka Lestari, M. ., Marlina Agustin, S. ., & Nurhaeni, N. (2024). Wujudkan Perlindungan Perempuan Dalam Tradisi Female Circumcision Di Wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara, 5(2), 2484-2488. https://doi.org/10.55338/jpkmn.v5i2.3281

Most read articles by the same author(s)