Go-First Aid: Pelatihan dan Peningkatan Kapasitas Kru dalam Penanganan Pertama Pada Kegawatdaruratan Di Saloka Theme Park

Authors

  • Intan Zainafree, Universitas Negeri Semarang,  Indonesia
  • Sri Ratna Rahayu, Universitas Negeri Semarang,  Indonesia
  • Amelia Fitra Khasanah, Universitas Negeri Semarang,  Indonesia
  • Safira Chairani Dimarti, Universitas Negeri Semarang,  Indonesia
  • Priskila Naomi Widodo, RS ST. Elisabeth Semarang,  Indonesia
  • Nadia Syukria, Universitas Negeri Semarang,  Indonesia
  • Miftahul Faizin, Universitas Negeri Semarang,  Indonesia
  • Revan Aji Sulistio, Universitas Negeri Semarang,  Indonesia
  • Rendy Adiyatmarijal Makhfudz, Universitas Negeri Semarang,  Indonesia
  • Hana Putri Nugraheni, Universitas Negeri Semarang,  Indonesia
  • Rusda Lintang Trikinasih, Universitas Negeri Semarang,  Indonesia
  • Sugianto Parulian Simanjuntak, Universitas Negeri Semarang,  Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.55338/jpkmn.v6i4.7393

Keywords:

Pertolongan Pertama, Resusitasi Jantung Paru (CPR), Keselamatan Kerja, Pelatihan Kru, Taman Wisata

Abstract

Keselamatan pengunjung merupakan faktor penting dalam penyelenggaraan destinasi wisata yang memiliki potensi risiko cedera dan kegawatdaruratan medis. Program pengabdian masyarakat Go-First Aid dilaksanakan oleh tim Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Semarang di Saloka Theme Park, Kabupaten Semarang. Program ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kru keselamatan dalam melakukan penilaian cedera dan resusitasi jantung paru (CPR). Kegiatan melibatkan 30 kru keselamatan sebagai mitra pelatihan. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan edukatif-partisipatif melalui pelatihan berbasis simulasi, pendampingan penyusunan standar operasional prosedur (SOP) keselamatan pengunjung, serta penyediaan media edukatif berupa buku saku klasifikasi cedera, panduan penilaian tingkat keparahan cedera, dan video edukasi pertolongan pertama. Hasil pelaksanaan program menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan peserta, ditunjukkan oleh kenaikan rata-rata nilai post-test sebesar 39,4% dibandingkan pre-test. Selain itu, lebih dari 90% peserta mampu melaksanakan prosedur CPR sesuai standar American Heart Association (AHA). Program Go-First Aid memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kesiapsiagaan kru, penguatan sistem manajemen keselamatan pengunjung, dan pembentukan budaya kerja tanggap darurat di lingkungan taman wisata. Secara keseluruhan, pelaksanaan program ini terbukti efektif dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dan memperkuat tata kelola keselamatan destinasi wisata berbasis kolaborasi akademisi dan pengelola pariwisata.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alfian Fawzi, Hengky Irawan, Dimas Yuana Putra, Dias Andrika, Intan Meliasari, Brigita Putri Febrianti, Putri Devita Sari, Aprilia Nuril Hidayanti, Else Auvi Dalilah, Berlyta Eka Divany, Nova Rellyta, & Nurohmah. (2025). Training in Water Emergency First Aid using a Simulation Method to Improve the Knowledge of Pokdarwis Sumber Complang, Pranggang Village. Journal of Community Engagement in Health, 8(1), 58–64. https://doi.org/10.30994/jceh.v8i1.716

Badan Pusat Statistik. (2023). Statistik Objek Daya Tarik Wisata 2022.

Badan Pusat Statistik. (2024a). Statistik Objek Daya Tarik Wisata 2023.

Badan Pusat Statistik. (2024b, October 31). Jumlah Pengunjung di Tempat Rekreasi Wisata Buatan Kabupaten Semarang (Jiwa), 2022-2023.

Bramlett, H. M., & Dietrich, W. D. (2015). Long-Term Consequences of Traumatic Brain Injury: Current Status of Potential Mechanisms of Injury and Neurological Outcomes. Journal of Neurotrauma, 32(23), 1834–1848. https://doi.org/10.1089/neu.2014.3352

Epstein, Y., & Yanovich, R. (2019). Heatstroke. New England Journal of Medicine, 380(25), 2449–2459. https://doi.org/10.1056/NEJMra1810762

Hasymi, Y., Utama, T. A., Susilawati, D., & Dianti, F. E. (2022). Young Generation Emergency Awareness in The Tourism Area of Kemumu Village, North Bengkulu. Indonesian Journal of Community Services Cel, 1(1), 64–70. https://doi.org/10.70110/ijcsc.v1i1.9

Kementerian Kesehatan RI. (2018). Hasil Utama Riskesdas 2018. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI.

Lavonas, E. J., Magid, D. J., Aziz, K., Berg, K. M., Cheng, A., Hoover, A. V, Mahgoub, M., Panchal, A. R., Rodriguez, A. J., Topjian, A. A., & Sasson, C. (2020). The American Heart Association thanks the following people for their contributions to the development of this publication.

Lott, C., Truhlář, A., Alfonzo, A., Barelli, A., González-Salvado, V., Hinkelbein, J., Nolan, J. P., Paal, P., Perkins, G. D., Thies, K.-C., Yeung, J., Zideman, D. A., Soar, J., Khalifa, G. E. A., Álvarez, E., Barelli, R., Bierens, J. J. L. M., Boettiger, B., Brattebø, G., … Schmitz, J. (2021). European Resuscitation Council Guidelines 2021: Cardiac arrest in special circumstances. Resuscitation, 161, 152–219. https://doi.org/10.1016/j.resuscitation.2021.02.011

Maas, A. I. R., Menon, D. K., Adelson, P. D., Andelic, N., Bell, M. J., Belli, A., Bragge, P., Brazinova, A., Büki, A., Chesnut, R. M., Citerio, G., Coburn, M., Cooper, D. J., Crowder, A. T., Czeiter, E., Czosnyka, M., Diaz-Arrastia, R., Dreier, J. P., Duhaime, A.-C., … Zumbo, F. (2017). Traumatic brain injury: integrated approaches to improve prevention, clinical care, and research. The Lancet Neurology, 16(12), 987–1048. https://doi.org/10.1016/S1474-4422(17)30371-X

Marlina Siregar, N., Fitri, E., Sari, N., Ali, M., & Asri, N. (2025). Pelatihan Pertolongan Pertama pada Kecelakaan Di Wisata Olahraga Rekreasi. International Journal of Public Devotion, 8(2).

Meaney, P. A., Bobrow, B. J., Mancini, M. E., Christenson, J., de Caen, A. R., Bhanji, F., Abella, B. S., Kleinman, M. E., Edelson, D. P., Berg, R. A., Aufderheide, T. P., Menon, V., & Leary, M. (2013). Cardiopulmonary Resuscitation Quality: Improving Cardiac Resuscitation Outcomes Both Inside and Outside the Hospital. Circulation, 128(4), 417–435. https://doi.org/10.1161/CIR.0b013e31829d8654

Schnaubelt, S., Veigl, C., Snijders, E., Abelairas Gómez, C., Neymayer, M., Anderson, N., Nabecker, S., & Greif, R. (2024). Tailored Basic Life Support Training for Specific Layperson Populations—A Scoping Review. Journal of Clinical Medicine, 13(14), 4032. https://doi.org/10.3390/jcm13144032

World Health Organization. (2000). Community Emergency Preparedness: A Manual for Managers and Policy-Makers.

Zakia, Z., Sariani, M., Yuri Salena, I., Rafshanjani, M. A., Febrianty, D., & Hasdanita, F. (2024). Strengthening Coastal Construction Safety Through Community-Based OHS Socialization, Education, and Training in West Aceh. Jurnal Karya Abdi Masyarakat, 8(2), 63–72. https://doi.org/10.22437/jkam.v8i2.37428

Downloads

Published

2026-01-09

How to Cite

Zainafree, I. ., Rahayu, S. R. ., Khasanah, A. F. ., Dimarti, S. C. ., Widodo, P. N. ., Syukria, N. ., Faizin, M. ., Sulistio, R. A. ., Makhfudz, R. A. ., Nugraheni, H. P. ., Trikinasih, R. L. ., & Simanjuntak, S. P. . (2026). Go-First Aid: Pelatihan dan Peningkatan Kapasitas Kru dalam Penanganan Pertama Pada Kegawatdaruratan Di Saloka Theme Park. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara, 6(4), 6412-6419. https://doi.org/10.55338/jpkmn.v6i4.7393

Issue

Section

Pendidikan dan Literasi Masyarakat