Intervensi Roleplay Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Serta Gizi Seimbang Bagi Suku Anak Dalam
DOI:
https://doi.org/10.55338/jpkmn.v7i2.7398Keywords:
Edukasi, Intervensi, Roleplay, Bersih, Sehat, GiziAbstract
Suku Anak Dalam (SAD) di Desa Koto Rayo masih memiliki pengetahuan rendah mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta gizi seimbang. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan praktik dasar PHBS dan gizi seimbang pada anak‐anak SAD. Metode yang dilakukan meliputi penyuluhan sederhana di lokasi tempat tinggal SAD, demonstrasi sikat gigi dan cuci tangan, permainan kolase makanan bergizi, serta pelatihan mengolah ubi menjadi bolu sebagai variasi pangan lokal. Evaluasi dilakukan melalui observasi respons peserta dan kemampuan mendemonstrasikan ulang. Hasil menunjukkan anak mampu menirukan teknik kebersihan, mengenali makanan sehat, dan lebih antusias mencoba olahan pangan bergizi. Masyarakat SAD juga merespons positif karena ini merupakan edukasi kesehatan pertama yang mereka terima. Edukasi melalui demonstrasi dan permainan efektif meningkatkan pemahaman awal PHBS dan gizi seimbang pada masyarakat SAD serta dapat dilanjutkan pada intervensi berikutnya.
Downloads
References
Hidayat, R. (2018). Hubungan Kebersihan Diri (Personal Hygiene) dengan Kejadian penyakit Dermatofitosis Di Desa Lereng Wilayah Kerja Puskesmas Kuok. Jurnal Ners, 2(1), 86–94.
Indonesia, K. K. R. (2011). PERATURAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA. In Pedoman pembinaan perilaku hidup bersih dan sehat.
Indonesia, K. K. R. (2020). Profil Kesehatan Indonesia 2020 (B. Hardhana, F. Sibuea, & W. Widiantini (eds.)). Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Indonesia, M. K. R. (2014). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia (pp. 1–96).
Nugroho, F. S. (2019). Pengaruh Pendidikan Kesehatan Dengan Metode Role Play Terhadap Pengetahuan dan Sikap Siswa Kelas X. Jurnal Kesehatan, 12(1), 46–55.
Rifkin, S. B. (2014). Examining the links between community participation and health outcomes : a review of the literature. Health Policy and Planning, 29(2), 98–106. https://doi.org/10.1093/heapol/czu076
Sagala, S. (2014). Konsep dan Makna Pembelajaran: untuk Membantu Memecahkan Problematika Belajar dan Mengajar (1st ed.). Alfabeta.
Sari, D. M. (2016). Hubungan Sumber Air Minum Terhadap Kejadian Diare Pada Keluarga. In 2-TRIK: Tunas-Tunas Riset Kesehatan (Vol. 6, Issue 4, pp. 194–198).
Tarwoto, & Wartonah. (2023). Kebutuhan Dasar Manusia dan Proses Keperawatan (A. Suslia & P. P. Lestari (eds.); 6th ed.). Salemba Medika.
Unicef. (2020). Engaged and Heard! Guidelines on Adolescent Participation and Civic Engagement.
Unicef, & WHO. (2019). Progress on household drinking water, sanitation and hygiene 2000-2017. Special focus on inequalities (R. Steele (ed.)
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Tria Atika Juliani, Yesicca Magdalena Turnip, Agave Sidabutar, Yosi Oktarina

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


