Sosialisasi Pemanfaatan Batu Gamping Lokal Sebagai Kapur Pertanian (Kaptan) Untuk Peningkatan Produktivitas Pertanian Desa Wawatu Kecamatan Moramo Utara

Authors

  • Firdaus Firdaus, Universitas Halu Oleo,  Indonesia
  • Muhardi Mustafa, Universitas Halu Oleo,  Indonesia
  • Erwin Anshari, Universitas Halu Oleo,  Indonesia
  • Wd. Rizky Awaliah Nafiu, Universitas Halu Oleo,  Indonesia
  • IkaSartika Ambarsari, Universitas Halu Oleo,  Indonesia
  • Mohammad Suriyaidulman Rianse, Universitas Halu Oleo,  Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.55338/jpkmn.v6i4.7707

Keywords:

Batugamping, Kapur Pertanian, Desa Wawatu, Kapasitas Petani, Lahan Pertanian

Abstract

Pemanfaatan batugamping sebagai bahan baku kapur pertanian (kaptan) di Desa Wawatu belum berjalan optimal, meskipun sumber daya tersebut melimpah dan berperan penting dalam meningkatkan pH tanah serta produktivitas pertanian. Pemahaman petani mengenai manfaat pengapuran, teknik sederhana pengolahan batugamping, dan metode aplikasinya di lahan masih terbatas, sehingga batugamping lokal belum memberikan nilai tambah bagi peningkatan hasil pertanian. Program kemitraan masyarakat ini dirancang untuk menjawab permasalahan tersebut melalui sosialisasi, pelatihan teknis, dan pendampingan dalam proses pengolahan batugamping menjadi kaptan. Kegiatan ini membekali petani dengan pengetahuan agronomis tentang fungsi kaptan serta keterampilan praktis mulai dari tahap pengolahan hingga penerapannya di lahan pertanian. Hasil pelaksanaan program menunjukkan bahwa peningkatan kapasitas petani melalui pendekatan partisipatif berbasis potensi lokal mampu mendorong pemanfaatan sumber daya mineral secara mandiri, memperbaiki kesuburan tanah, mengurangi ketergantungan pada input eksternal, dan meningkatkan keberlanjutan usaha pertanian. Temuan ini menegaskan bahwa optimalisasi sumber daya lokal melalui pelatihan terstruktur merupakan strategi efektif untuk mendukung pembangunan pertanian berkelanjutan di Desa Wawatu.

Downloads

Download data is not yet available.

References

BPS Kabupaten Konawe Selatan. (2023). Kecamatan Moramo Utara dalam Angka 2023. BPS Kabupaten Konawe Selatan.

BPS Kabupaten Konawe Selatan. (2024). Kabupaten Konawe Selatan dalam Angka 2024. BPS Kabupaten Konawe Selatan.

Fitria Permata Sari, M., & Fauzi, F. (2016). Uji metode pengukuran Al-dd ekstraktan KCl dan LaCl₃ dalam menetapkan kebutuhan kapur di tanah Ultisol. Jurnal Agroteknologi, 4(3), 45–53.

Hardjowigeno, S. (2007). Ilmu Tanah. Jakarta: Akademika Pressindo.

Hasria, H., Jalil, A., Masri, M., & Okto, A. (2023). Study of limestone diagenesis for Meluhu Formation, at Toronipa, Soropia District, Konawe Regency, Southeast Sulawesi Province. PROMINE, 11(1), 1–8.

Maulana, A., Herviyanti, H., & Prasetyo, T. B. (2020). Pengaruh berbagai jenis kapur dalam aplikasi pengapuran untuk memperbaiki sifat kimia Ultisol. Jurnal Tanah dan Sumberdaya Lahan, 8(2), 75–88.

Sutanto, R. (2015). Pengelolaan Kesuburan Tanah. Yogyakarta: Kanisius.

Downloads

Published

2025-11-28

How to Cite

Firdaus, F., Mustafa, M. ., Anshari, E. ., Awaliah Nafiu, W. R. ., Ambarsari, I. ., & Rianse, M. S. . (2025). Sosialisasi Pemanfaatan Batu Gamping Lokal Sebagai Kapur Pertanian (Kaptan) Untuk Peningkatan Produktivitas Pertanian Desa Wawatu Kecamatan Moramo Utara. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara, 6(4), 5806-5810. https://doi.org/10.55338/jpkmn.v6i4.7707

Issue

Section

Pendidikan dan Literasi Masyarakat