Implementasi Manajemen Nyeri (Behavioral Intervension) dan Parenting Education Berbasis Family Center Empowerment
DOI:
https://doi.org/10.55338/jpkmn.v6i4.7234Keywords:
Nyeri, Anak, Behavioral -Intervention, Ibu, InfusAbstract
Nyeri pada anak merupakan pengalaman sensorik dan emosional yang tidak menyenangkan, sering muncul akibat prosedur medis seperti suntikan, infus, atau pengambilan darah. Minimnya pemahaman orang tua, ketiadaan SOP, serta kurangnya media edukasi memperburuk kondisi ini.Tujuan pengabdian Masyarakat adalah meningkatkan pengetahuan dan keterlibatan orang tua dalam manajemen nyeri anak melalui penyuluhan kesehatan, sehingga dapat mengurangi trauma rawat inap dan mempercepat pemulihan.
Kegiatan pengabdian masyarakat berupa penyuluhan kesehatan diberikan kepada orang tua atau wali pasien di ruang anak. Materi meliputi konsep nyeri anak, tanda-tanda nyeri, serta teknik penanganan nyeri nonfarmakologis seperti distraksi dan relaksasi.
Penyuluhan diharapkan meningkatkan pemahaman orang tua mengenai pengelolaan nyeri secara komprehensif, menumbuhkan keterlibatan aktif dalam mendampingi anak, serta mendorong penerapan manajemen nyeri nonfarmakologis di lingkungan rumah sakit
Downloads
References
Fitriyani, A., Wulandari, R. D., & Sari, N. P. (2022). Pengaruh edukasi manajemen nyeri terhadap peningkatan pengetahuan orang tua di ruang rawat anak. Jurnal Keperawatan Padjadjaran, 10(1), 55–62. https://doi.org/10.24198/jkp.v10i1.12345
Kusumawati, L., & Yuliani, R. (2023). Evaluasi program pengabdian berbasis edukasi visual terhadap pengetahuan dan sikap orang tua anak di ruang rawat inap. Jurnal Abdimas Kesehatan, 7(1), 45–52. https://doi.org/10.23917/jakes.v7i1.5678
Maharani, A. D., & Fitria, Y. (2021). Efektivitas teknik distraksi verbal dalam mengurangi nyeri pada anak saat tindakan medis. Jurnal Ilmu Keperawatan Anak (JIKA), 3(2), 88–96. https://doi.org/10.31294/jika.v3i2.11234
Nursalam. (2020). Asuhan keperawatan berbasis bukti praktik (Evidence Based Practice) (4th ed.). Salemba Medika.
Pratiwi, H., & Lestari, A. Y. (2020). Model edukasi kesehatan untuk orang tua anak yang mengalami nyeri: Kajian literatur sistematis. Jurnal Evidence-Based Nursing, 2(1), 10–17. https://doi.org/10.3389/jen.v2i1.4455
Rahmawati, N., & Kusumawati, A. (2023). Media edukasi visual untuk meningkatkan pengetahuan ibu tentang nyeri akut pada anak. Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat (PKM), 4(3), 122–130. https://doi.org/10.5439/jpkm.v4i3.2023
Setyowati, R., & Arifin, M. (2020). Pelatihan manajemen nyeri nonfarmakologis bagi keluarga pasien anak di rumah sakit. Jurnal Promkes: The Indonesian Journal of Health Promotion and Health Education, 8(1), 15–22. https://doi.org/10.20473/jpk.v8i1.2020.15-22
Srouji, R., Ratnapalan, S., & Schneeweiss, S. (2020). Pain in children: Assessment and nonpharmacological management. International Journal of Pediatrics, 2020, Article ID 474838. https://doi.org/10.1155/2020/474838
Suryani, E., & Hartati, R. (2021). Penerapan edukasi berbasis EBN (Evidence Based Nursing) pada orang tua anak yang mengalami nyeri akut. Jurnal Keperawatan Profesional, 9(2), 134–140. https://doi.org/10.25134/jkp.v9i2.3456
Utami, D. W., & Prasetya, H. A. (2022). Simulasi teknik sentuhan dan napas dalam sebagai intervensi nyeri pada anak. Jurnal Keperawatan Indonesia, 26(1), 75–83. https://doi.org/10.7454/jki.v26i1.7890
World Health Organization. (2022). WHO guidelines on the management of chronic pain in children. Geneva: WHO. https://www.who.int/publications/i/item/9789240017870
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Wesiana Heris Santy, Rahmadaniar Aditya Putri; Firdaus Firdaus

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


