Eksistensi Lengger Lanang dalam Persepsi Sosial Masyarakat Banyumas
DOI:
https://doi.org/10.55338/jpkmn.v7i1.8415Keywords:
Lengger Lanang, Persepsi, Banyumas, Kesenian, EksistensiAbstract
Kesenian tradisional memiliki peran penting dalam membentuk identitas dan mempertahankan nilai budaya lokal di tengah arus modernisasi dan globalisasi. Salah satu bentuk kesenian khas Banyumas, Jawa Tengah, yang menarik perhatian adalah Lengger Lanang. Lengger Lanang merupakan tarian tradisional yang ditarikan oleh laki-laki dengan penampilan menyerupai perempuan. Tarian ini tidak hanya kaya akan makna filosofis dan spiritual, tetapi juga menyimpan sejarah panjang tentang perjuangan budaya yang dihadapi para pelaku seni. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik menganalisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, menarik kesimpulan. Teknik keabsahan data dilakukan dengan cara triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa eksistensi Lengger Lanang masih bertahan di tengah arus modernisasi, berkat peran aktif para pelaku seni, dukungan komunitas lokal, serta adanya regenerasi seniman muda. Namun demikian, kesenian ini juga menghadapi tantangan berupa stigma sosial, penurunan minat generasi muda, dan kurangnya dukungan dari pemerintah. Dengan demikian, pelestarian kesenian Lengger Lanang membutuhkan kolaborasi antara seniman, masyarakat, dan pemerintah agar warisan budaya ini tetap hidup dan berkembang di tengah perubahan zaman.
Downloads
References
Alfasina, M. R. (2022). FILM KUCUMBU TUBUH INDAHKU DALAM PERSPEKTIF FENOMENOLOGI TUBUH MERLEAU-PONTY (Memories of My Body Film in The Perspective of Merleau-Ponty’s Phenomenology of Body). Journal Scientific of Mandalika (JSM), 3(10), 32–43. http://ojs.cahayamandalika.com/index.php/jomla/issue/archive
Aprilia, R. (2021). EKSISTENSI LENGGER LANANG LANGGENG SARI BANYUMAS. Imaji: Jurnal Seni Dan Pendidikan Seni, 19(1). https://doi.org/https://doi.org/10.21831/imaji.v19i1.37547
Ayu F, L. S. W., & Suhardi, I. (2023). The Intangible Cultural Capital of Lengger Banyumas in Post Pandemic Era. In Proceedings of the International Conference on Academia-Based Tourism Revival 2022 (ABTR 2022) (pp. 169–176). Atlantis Press. https://doi.org/10.2991/978-2-38476-028-2_16
Asrulla, Risnita, Jailani, M. S., & Jeka, F. (2023). Populasi dan Sampling (Kuantitatif), Serta Pemilihan Informan Kunci (Kualitatif) dalam Pendekatan Praktis. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(3), 26320–26332.
Enhar, S. D. C. (2024). Popularitas Tari Lengger Lanang di Kalangan Anak Muda Banyumas. Tamumatra: Jurnal Seni Pertunjukan, 6(2), 71-82. https://doi.org/10.29408/tmmt.v6i2.25912
Islami, M. Z., Oktaviani, B., Pradana, D. A., Rahmadhani, D. S., Khoirunnisa, W. O., & Hidayat, R. (2022). Relevansi Nilai Filosofis Tari Lengger Lanang Banyumas dalam Konteks Ketimpangan Gender dan Dinamika Tari di Tengah Perubahan Masyarakat Indonesia. JURNAL SENI TARI, 11(2). https://doi.org/10.15294/jst.v11i2.59988
Januadikara, R., Faiz Muntazori, A., & Kurniasih, P. (2022). PERANCANGAN FILM DOKUMENTER TARI LENGGER LANANG BANYUMAS. Cipta, 1(2), 211–224. https://doi.org/10.30998/cpt.v1i2.1630
Mahmudah, S. M., & Rahayu, M. (2020). Pengelolaan Konten Media Sosial Korporat pada Instagram Sebuah Pusat Perbelanjaan. Jurnal Komunikasi Nusantara, 2(1), 1–9. https://doi.org/10.33366/jkn.v2i1.39
Mawardi, K. (2024). The Religiosity of the Banyumasan Lengger Dance: Tradition, Transformation, and Contemporary Practices. Jurnal Ceteris Paribus, 3(2), 10-30. https://doi.org/10.25077/jcp.v3i2.33
Mulyana, A., & Dwiningrum, S. I. A. (2024). Lengger Seni Tradisional Perekat Nilai-Nilai Sosial Budaya dan Upaya Pembelajarannya pada Masyarakat Wonosobo. Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru, 9(1), 400–407. https://doi.org/https://doi.org/10.51169/ideguru.v9i1.809
Pemiluwati, U. D., & Bisri, M. H. (2020). Eksistensi Tari Lengger Laut Karya Otniel Tasman. Jurnal Seni Tari, 9(1), 25–36. https://doi.org/10.15294/JST.V9I1.
Rahma, J. N., & Lestari, W. (2024). PERSPEKTIF GENDER PADA TARI LENGGER BANYUMAS. Jurnal Pendidikan Tari, 5(1), 110–119.
Safitri, S. I. (2023). Lengger Langgar Belenggu: Penari Laki-laki dalam Pertunjukkan Lengger di Banyumas 1970-an-1998. HISTMA, 8(2), 67–76.
Saputra, R., Hasanah, N., Azis, M., Ardiansyah Putra, M., & Armayadi, Y. (2024). Peran Seni Dalam Mempertahankan Identitas Budaya Lokal Di Era Modern. Besaung : Jurnal Seni, Desain Dan Budaya, 9(2), 182–195. https://doi.org/10.36982/jsdb.v8i1
Satyani, R., & Enhar, S. D. C. (2024). Popularitas Tari Lengger Lanang di Kalangan Anak Muda Banyumas. Tamumatra : Jurnal Seni Pertunjukan, 6(2), 71–82. https://doi.org/10.29408/tmmt.v6i2.25912
Siswantari, H., Putra, L. D., & Kerti, G. R. H. (2022). Spirituality of lengger dance in papringan hamlet Banyumasan. International Journal of Visual and Performing Arts, 4(2), 161-173. https://doi.org/10.31763/viperarts.v4i2.646
Surbakti, A. J., Putri, D. M., Lestari, L., Audia, M., Kurniawan, W., & Dalimunthe, S. F. (2024). Representasi Sosial Budaya dan Kesenjangan Gender Pada Tari Lengger, Tari Bedhaya dan Tari Reog. Filosofi: Publikasi Ilmu Komunikasi, Desain, Seni Budaya, 1(3), 160-166. https://doi.org/10.62383/filosofi.v1i3.171
Syakhrani, A. W., & Kamil, M. L. (2022). BUDAYA DAN KEBUDAYAAN: TINJAUAN DARI BERBAGAI PAKAR, WUJUD-WUJUD KEBUDAYAAN, 7 UNSUR KEBUDAYAAN YANG BERSIFAT UNIVERSAL. Cross-Border, 5(1), 782–791.
Wicaksono, P. P. (2022). KAMPANYE MELALUI YOUTUBE SEBAGAI SOLUSI UNTUK MELESTARIKAN KESENIAN LENGGER LANANG. Jurnal Ilmu Komunikasi Acta Diurna, 18(1), 25–47.
Widyaningrum, S. Y., Sjuchro, D. W., & Indriani, S. S. (2023). STRATEGI PERSONAL BRANDING PENARI LENGGER LANANG MELALUI MEDIA INSTRAGRAM PADA AKUN INSTRAGRAM @RIANTO_RDS. Jurnal Panggung, 33(3), 433–449. https://doi.org/https://doi.org/10.26742/panggung.v33i3.2758
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Najwa Bilhaq Iskandar, Laetare Clara Febrianti, Fitri Maudi, Rifa'i Setia Utama, Sabila Hikmah Mutiara Putri, Puri Septiana Nursetiyawati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Most read articles by the same author(s)
- Rifa'i Setia Utama, Bulan Salwaa Nakhwah, Novinda Aurelia Pratiwi, Alvinia Janisa Putri Hutauruk, Nasywa Andi Oosterdam, Sabrina Nurifani Hefysaputri, Amalia Nur Ramadhani, Motif Pelaku KDRT Dalam Pemberitaan di Media Massa Tahun 2021-2023 (Studi Kasus detik.com) , Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara: Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Edisi Januari - Maret
- Rumaisha Cahaya Insannia, Pamungkas Handika, Sentot Satrio Wibisono, Elsya Wahyuni, Laetare Clara Febrianti, Rifa'i Setia Utama, Ilham Manziz, Nanang Martono, Persepsi Alumni Sosiologi FISIP Unsoed Mengenai Implementasi Program MBKM , Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara: Vol. 5 No. 4 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Edisi September - Desember
Najwa Bilhaq Iskandar,
Universitas Jenderal Soedirman,
Indonesia


