Peran Tokoh Agama dan Masyarakat Dalam Menyebarkan Nilai-Nilai Anti Kekerasan Seksual di Nakupia
DOI:
https://doi.org/10.55338/jpkmn.v5i2.3194Keywords:
Peran, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Kekerasan Seksual, NakupiaAbstract
Kekerasan seksual adalah isu serius yang memerlukan perhatian dan tindakan kolektif. Penelitian ini berfokus pada peran penting tokoh agama dan masyarakat dalam menyebarkan nilai-nilai anti kekerasan seksual di Nakupia, sebuah wilayah di Kecamatan Teon Nila Serua. Tujuan pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini yaitu untuk memberikan informasi dan edukasi tentang peran tokoh agama dan masyarakat dalam menyebarkan nilai-nilai anti kekerasan seksual di Nakupia. Kegiatan ini dilakukan pada tanggal 4 April 2024 yang bertempat di Desa Nakupia, Kecamatan Teon Nila Serua. Dengan jumlah peserta yang terlibat dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat yaitu 36 orang, yang terdiri dari 1 orang tokoh agama, 1 orang perwakilan pemerintahan negeri, 2 orang perwakilan dari tokoh keamanan, 2 orang perwakilan guru dan 30 orang perwakilan dari masyarakat. Melalui diskusi dan sharing pendapat, penelitian ini mengidentifikasi berbagai faktor yang berkontribusi terhadap kekerasan seksual, termasuk pengaruh globalisasi dan pendidikan. Solusi yang diusulkan melibatkan tindakan preventif, preemtif, dan represif, dengan tokoh agama dan masyarakat berperan sebagai agen perubahan. Penelitian ini menekankan bahwa setiap individu dalam masyarakat memiliki peran dalam menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari kekerasan seksual. Melalui kerja sama dan partisipasi aktif semua pihak, penelitian ini berharap untuk menciptakan masyarakat yang lebih aman dan adil, di mana setiap individu dapat hidup bebas dari ancaman kekerasan seksual. Penelitian ini memberikan wawasan baru tentang pentingnya peran tokoh agama dan masyarakat dalam upaya anti kekerasan seksual.
Downloads
References
Antari, P. E. D. (2021). PEMENUHAN HAK ANAK YANG MENGALAMI KEKERASAN SEKSUAL BERBASIS RESTORATIVE JUSTICE PADA MASYARAKAT TENGANAN PEGRINGSINGAN, KARANGASEM, BALI. 12.
Fadia, Lidya, M. F. R. R. P. (2022). No Title. Community Engagement & Emergence Journal, 3, 52–66.
Fazel, S., Burghart, M., Wolf, A., Whiting, D., & Yu, R. (2024). Effectiveness of violence prevention interventions: Umbrella review of research in the general population. Trauma, Violence, & Abuse.
Geoffrey B. Robinson. (2018). The killing season: A history of the Indonesian massacres.
Ninawati, M., & Handayani, S. L. (2018). Pengaruh Pendidikan Seksual Dalam Pembelajaran Terhadap Perilaku Kekerasan Seksual Siswa Kelas Vi. Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar, 2(2), 217. https://doi.org/10.23887/jisd.v2i2.13791
Novi Trilisiana, Christina Ismaniati, D. W. (2020). Modul pendidikan perlindungan anak dari kekerasan seksual untuk guru sekolah dasar. Jurnal Epistema, 1.
Sartika, R. S., Fhabella, A., Melawati, M., & Fajaroh, N. F. (2022). Sosialisasi Pencegahan Pelecehan Seksual pada Remaja di Desa Cibodas, Kabupaten Serang. Jurnal Pengabdian Dan Pengembangan Masyarakat Indonesia, 1(2), 66–69. https://doi.org/10.56303/jppmi.v1i2.36
Tibbels, S., Benbouriche, M. (2024). Sexual Violence in Young People: A Systematic Literature Review of Prevention Programmes. Sexuality & Culture.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Rivaldo Paul Telussa, Jovial Kaihatu, Syusantie Sylfia Sairdama, Simon Matakena, Johanis Manuel Ramandey, Debby Siska Bogar, Santji Afi Rangkoly, Jasmari Jasmari, Tut Hidayatillah, Kevin Andrea Tamaela

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


