Analisis Tidak Tercapainya Standar Pelayanan Minimal (SPM) Pelayanan Penyakit Hipertensi Diuptd Puskesmas Air Putih
DOI:
https://doi.org/10.55338/jpkmn.v5i4.4166Keywords:
Kualitas Layanan, Akses Layanan, Tenaga Kesehatan, Infrastruktur, Pendidikan KesehatanAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang menyebabkan tidak tercapainya Standar Pelayanan Minimal (SPM) pelayanan penyakit hipertensi di UPTD Puskesmas Air Putih. Mengunakan metode kualitatif Melalui observasi, dokumentasi dan wawancara, ditemukan bahwa beberapa faktor utama yang berkontribusi terhadap permasalahan ini adalah pasien tidak akan dapat menjalani pengobatan yang tepat dan sumber daya informasi yang kurang memadai untuk mengedukasi terkait hipertensi yang dapat digunakan untuk meningkatkan kesadaran pasien tentang pentingnya pengobatan dan pengendalian tekanan darah. Hasil penelitian ini menunjukkan pentingnya peningkatan kapasitas tenaga kesehatan, perbaikan sarana prasarana, penguatan program promosi kesehatan, atau optimalisasi koordinasi dengan fasilitas kesehatan sebai bentuk edukasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan hipertensi di Puskesmas Air Putih. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi perbaikan pelayanan hipertensi di UPTD Puskesmas Air Putih guna mencapai Standar Pelayanan Minimal (SPM). Implementasi rekomendasi ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan hipertensi dan memperbaiki outcome kesehatan masyarakat di wilayah tersebut.
Downloads
References
Paulo. (2019). pusat kesehatan masyarakat dengan., 2, 1–9.
Praktik, T., & Dokter, M. (2015). Budaya Peningkatan Keselamatan Pasien di Puskesmas Aruni Muharani.
Rahmah, F. (2018). Perencanaan dan Pengadaan Obat di Puskesmas “X” Berdasarkan Permenkes Nomor 74 Tahun 2016. Jurnal Administrasi Kesehatan Indonesia, 6(1), 15. https://doi.org/10.20473/jaki.v6i1.2018.15-20
Raihan, L., Erwin, & Dewi, A. (2014). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Hipertensi Primer Pada Masyarakat Di Wilayah Kerja Puskesmas Rumbai Pesisir. Jom Psik, 1(OKTOBER), 1.
Salawati, L. (2020). Penerapan Keselamatan Pasien Rumah Sakit. AVERROUS: Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan Malikussaleh, 6(1), 98.
Saputri, I. A. (2016). Perencanaan Obat di Puskesmas Mojolagu. Revista CENIC. Ciencias Biológicas, 152(3), 28.
Steffany Makatumpias, T.A.M.Ronny Gosal, Pangemanan, S. E. (2017). Peran Kepala Puskesmas dalam Meningkatkan Kinerja Aparatur Sipil Negara (Studi Di Kecamatan Kepulauan Marore Kabupaten Kepulauan Sangihe). Jurnal Eksekutif, 1(1), 1–14.
SUYUTI, H. (2019). Lingkungan Kerja Puskesmas. 5–10.
Turap, T., Merupakan, T. B., Lebih, T. B., & Turap, T. D. (n.d.). STANDAR PELAYANAN PUSAT KESEHATAN MASYARAKAT Iorwena,. 1–17.
Ulumiyah, N. H. (2018). Meningkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan Dengan Penerapan Upaya Keselamatan Pasien Di Puskesmas. Jurnal Administrasi Kesehatan Indonesia, 6(2), 149.
Windi Indah Saputrim. (2024). Evaluasi Pencatatan dan Pelaporan Arsip ( Kegiatan. 5(2), 2232–2235.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Fransiska Hagang Lingai, Herni Johan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


