Aksi Kolektif Warga dalam Penataan Permukiman Kumuh Pendekatan Civic-Centered Urban Design
DOI:
https://doi.org/10.55338/jpkmn.v7i1.7861Keywords:
Permukiman Sempadan Sungai, Literasi Lingkungan, Civic Centered Urban Design, Perubahan Periklaku, Pengabdian Kepada MasyarakatAbstract
Permukiman sempadan sungai di kawasan Kali Ngrowo Kelurahan Botoran masih menunjukkan karakteristik kawasan kumuh tersisa dengan kondisi bangunan yang padat, sanitasi tidak memadai, serta rendahnya kesadaran masyarakat terhadap risiko lingkungan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman warga tentang pentingnya hunian layak, pengelolaan sanitasi dan sampah, serta perilaku mitigasi bencana melalui pendekatan edukasi partisipatif berbasis civic-centered urban design. Metode pelaksanaan meliputi survei kondisi lingkungan, penyuluhan interaktif, pemetaan sosial partisipatif, dan aksi kolektif berupa kampanye kebersihan serta pemasangan media edukasi lingkungan. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan pengetahuan, sikap, dan perilaku warga. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman konsep hunian layak (40% menjadi 80%), kesadaran risiko banjir dan pencemaran membuang sampah (50% menjadi 87%), serta peningkatan kesadaran jarak bangunan (33% menjadi 70 %). Kegiatan ini memberikan dampak positif pada penguatan kapasitas masyarakat sebagai aktor utama dalam menjaga kualitas lingkungan. Dengan demikian, penyadaran dan pemberdayaan warga merupakan tahapan krusial dalam mewujudkan penataan kawasan kumuh yang lebih aman, sehat, dan berkelanjutan di masa mendatang.
Downloads
References
Riyadi, E. (2020). Perencanaan dan Penataan Permukiman Kumuh Berbasis Partisipasi Masyarakat. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Kementerian PUPR. (2020). Profil Program KOTAKU Kabupaten Tulungagung: Strategi percepatan penanganan kumuh. Direktorat Jenderal Cipta Karya
Harwinda, D., & Kartiwa, B. (2019). Participatory improvement of slum settlements in riverbank areas. Jurnal Perkotaan, 12(1), 45–55.
Sitorus, A. (2020). Challenges in slum upgrading sustainability. Journal of Urban Policy, 11(4), 289–301.
Kusnadi, H. (2021). Civic engagement dalam penataan kawasan kumuh. Jurnal Pemberdayaan Kota, 9(2), 115–130.
World Health Organization. (2021). Global report on urban health: Equitable, healthier cities for sustainable development. Geneva: World Health Organization.
Putra, A., & Firmansyah, T. (2022). Health impacts of slum settlements near waterways. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 17(3), 210–220.
Nugroho, P. (2020). Behavior of household solid waste disposal along riverbanks. Jurnal Lingkungan & Permukiman, 6(1), 14–24.
Indrawati, E., Wijaya, D., & Saputra, A. (2023). Community empowerment in slum upgrading project: A citizen-driven model. Journal of Urban Studies, 18(3), 201–214.
Permana, D., & Yuliani, R. (2022). Civic-centered design for inclusive community development. International Journal of Civic Society Studies, 4(1), 62–77.
Irwan, M., Kurniawan, D., & Setiadi, A. (2021). Urban vulnerability and flood resilience in informal settlements. Jurnal Dampak, 10(4), 233–247.
Lestari, A. (2021). Learning by doing dalam edukasi lingkungan masyarakat urban. Jurnal Pendidikan dan Perubahan Sosial, 10(1), 56–68. Bandura, A. (1986). Social foundations of thought and action: A social cognitive theory. Prentice-Hall.
Hakim, R., & Sunaryo, B. (2023). Visual campaign for river waste awareness in urban settlement. Jurnal Ilmu Lingkungan, 21(2), 145–156. https://doi.org/10.14710/jil.21.2.145-156
Putri, D., Sari, W., & Latifah, N. (2022). Strength of social capital in urban community actions. Jurnal Humaniora Kota, 4(2), 120–133.
Jati, R. (2020). Behavioral change in community-based sanitation practices. Jurnal Sosial Ekologi, 5(2), 88–99.
Ostrom, E. (2009). Governing the commons: The evolution of institutions for collective action. Cambridge University Press.
Suradisastra, K. (2021). Peran civic empowerment dalam pengelolaan lingkungan berbasis komunitas. Jurnal Kewarganegaraan, 15(2), 99–109.
Sudarsono, M., Arif, N., & Budiman, R. (2023). Multi-stakeholder collaboration in slum revitalization. Jurnal Pembangunan Berkelanjutan, 7(1), 77–92.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Dwi Agustina Rahayu, Mochamad Rizqi Junianto, Ahmad Izzul Ito

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Most read articles by the same author(s)
- Dwi Agustina Rahayu, Bachrul Ulum, A. A Putu Eka Putra, Aktualisasi Nilai Moral Pancasila Menuju Generasi Anti-Korupsi di Pesantren Era 4.0 , Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara: Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Edisi April - Juni
- Mochamad Rizqi Junianto, Dwi Agustina Rahayu, Muhammad Danang Nur Zaini Ukron, Pendampingan Perancangan Ruang Komunal Berbasis Arsitektur Nusantara Pada Kawasan Permukiman Desa Beji Kabupaten Tulungagung , Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara: Vol. 7 No. 1 (2026): Edisi Januari - Maret
Dwi Agustina Rahayu,
Universitas Bhinneka PGRI,
Indonesia


