Pendampingan Perancangan Ruang Komunal Berbasis Arsitektur Nusantara Pada Kawasan Permukiman Desa Beji Kabupaten Tulungagung

Authors

  • Mochamad Rizqi Junianto, Universitas Bhinneka PGRI,  Indonesia
  • Dwi Agustina Rahayu, Universitas Bhinneka PGRI,  Indonesia
  • Muhammad Danang Nur Zaini Ukron, Universitas Bhinneka PGRI,  Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.55338/jpkmn.v7i1.8000

Keywords:

Pendampingan, Ruang Publik, Arsitektur Nusantara

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini merupakan pendampingan perancangan ruang komunal bagi warga Dusun Krajan Desa Beji Kecamatan Boyolangu Kabupaten Tulungagung. Permasalah yang ada adalah mereka belum memiliki ruang komunal yang dapat dimanfaatkan secara bersama untuk mewadahi kegiatan-kegiatan warga. Kegiatan pengabdian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dalam dalam merancang ruang komunal, hal ini dipilih agar mendapat kesatuan kegiatan yang menyeluruh. Pengabdian dimulai dengan identifikasi kebutuhan, perencanaan, sosialisasi, forum group discussion, evaluasi dan umpan balik serta desiminasi hasil. Kegiatan pengabdian ini menghasilkan karya desain ruang komunal berupa balai pertemuan desa yang bisa digunakan untuk kegiatan-kegiatan bersama meliputi rapat warga, kegiatan sosial, kepemudaan, dan tempat bermain anak. Dalam forum diskusi warga antusias berdialog terkait dengan desain yang telah disusun, karena merancangan bangunan merupakan hal yang baru bagi mereka. Warga memberikan masukan terkait desain yang diusulkan, sehingga terjadi feedback antara tim pengabdi dengan warga. Kegiatan ini menunjukan bahwa pendampingan perancangan ruang komunal membawa pengaruh positif kepada warga sekitar.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Bachtiar, R. (2013). Implementasi Kebijakan Pengendalian Pertumbuhan Dan Peningkatan Kualitas Penduduk Di Tulungagung Ditinjau Dari Teori Brinkerhoff Dan Crosby (Doctoral Dissertation, Brawijaya University).

Damara, & Masruchin, F. R. (2023). PENERAPAN PENDEKATAN ARSITEKTUR NUSANTARA TERHADAP PERANCANGAN FASILITAS PEMENTASAN SENI REYOG PONOROGO. Jurnal Ilmiah Arsitektur, 13(1), 69-75.

Dianastiti, Y., Ariyanto, S. R., Nugraha, A. S., & Hadi, B. S. (2022). Pedang Sampah: Kegiatan Pemilahan Daur Ulang dan Pembentukan Sistem Bank Sampah di Lingkungan Desa Doroampel, Tulungagung. Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains Dan Teknologi Vol., 1(4), 107–111.

Fauziyah, S., Setiabudi, B., & Sholeh, M. N. (2022). Pendampingan Perencanaan Pengembangan Masjid Yayasan Amal Bhakti Muslim Pancasila Semarang. Jurnal PkM (Pengabdian kepada Masyarakat), 5(3), 243-248.

Junianto, M. R., & Hermawan, H. (2023). Kajian Identitas Arsitektur Nusantara dalam Konteks Pengetahuan Lokal. Madaniya: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(1).

Mufidah, N., & Sadana, I. K. (2022). Ruang Komunal dalam Permukiman Tradisional sebagai Manifestasi Kearifan Lokal Masyarakat Bali. Jurnal Arsitektur NALARs, 21(1), 56–66.

Nikitenko, V. (2020). Culture and civilization: interaction and relationship in the context of social and philosophical analysis. Humanities studies, (3 (80)), 49-64.

Nopitasari, R., & Pranaji, A. (2023). Reinterpretasi Arsitektur Vernakular dalam Konsep Ruang Publik Kontemporer. Jurnal Arsitektur DASENG, 11(1), 12–23.

Putri, R. D., & Ardiansyah, A. (2022). Meningkatkan Social Engagement Melalui Pengembangan Ruang Publik Berbasis Komunitas. Jurnal Sosial dan Budaya, 15(2), 88–97.

Putrie, Y. E., Rahmah, S., Maslucha, L., Handryant, A. N., & Akbar, V. R. (2025). Pendampingan Masyarakat dalam Perancangan Partisipatif Masjid Lingkungan. Jurnal Pengabdian Lingkungan Binaan Indonesia, 1(01), 29-43.

Pratomo, Y., & Prihatmaji, Y. P. (2024). Periodisasi Arsitektur Nusantara. Jurnal Sosial Teknologi, 4(9), 712–720.

Rahayu, D. A., Al Mangsur, F., & Anggia, A. A. (2022). Sosialisasi Pengenalan Seni Budaya Lokal kepada Masyarakat Desa Boyolangu Melalui Digitalisasi untuk Meningkatkan Nasionalisme. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia, 2(6), 1945-1952.

Ratri, F. W., & Irianto, D. (2021). Tipologi Ruang Komunal pada Permukiman Tradisional Jawa dan Relevansinya di Masa Kini. Jurnal Arsitektur Lansekap, 9(2), 90–102.

Salwa, M., & Bahri, S. (2024). Design of Arts and Cultural Facilities in Serdang Bedagai District with a Neo–Vernacular Architectural Approach. Abstrak: Jurnal Kajian Ilmu seni, Media dan Desain, 1(6), 01-08.

Solikhah, N., & Bere, A. F. (2021). Vernacular Architecture as a Representation of Nature, Self, Culture, and Society: Insights from Sumba-Timor-Flores. In International Conference on Economics, Business, Social, and Humanities (ICEBSH 2021) (pp. 1502-1509). Atlantis Press.

Zahrah, W., & Rahmadani, M. Y. (2019). The Design Karo Cultural Centre with Neo-Vernacular Architecture Approach. International Journal of Architecture and Urbanism, 3(3), 252-261.

Downloads

Published

2026-03-17

How to Cite

Rizqi Junianto, M. ., Agustina Rahayu, D. ., & Nur Zaini Ukron, M. D. . (2026). Pendampingan Perancangan Ruang Komunal Berbasis Arsitektur Nusantara Pada Kawasan Permukiman Desa Beji Kabupaten Tulungagung. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara, 7(1), 1740–1746. https://doi.org/10.55338/jpkmn.v7i1.8000