Integrasi QR Code untuk Literasi Kewarganegaraan Digital dan Pembelajaran Kritis Remaja Tulungagung
Integrasi QR Code untuk Literasi Kewarganegaraan Digital dan Pembelajaran Kritis Remaja Tulungagung
DOI:
https://doi.org/10.55338/jumin.v7i3.8515Keywords:
Literasi Kewarganegaraan Digital, Pembelajaran PPKn, Berpikir Kritis, Etika DigitalAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat literasi kewarganegaraan digital mahasiswa Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan serta mengkaji efektivitas integrasi QR Code dalam pembelajaran kritis. Penelitian menggunakan pendekatan mixed methods dengan model sequential explanatory. Data kuantitatif diperoleh melalui angket skala Likert kepada 60 mahasiswa, sedangkan data kualitatif dikumpulkan melalui wawancara dan observasi selama implementasi pembelajaran berbasis QR Code. Analisis kuantitatif menggunakan statistik deskriptif, sedangkan analisis kualitatif dilakukan melalui reduksi, kategorisasi, dan triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 40 % mahasiswa berada pada kategori literasi tinggi dan 60 % pada kategori sedang, tanpa kategori rendah. Dimensi akses informasi dan etika digital menunjukkan capaian baik, namun kemampuan analisis dan evaluasi informasi masih perlu diperkuat. Implementasi lima tantangan berbasis QR Code terbukti meningkatkan keterlibatan, kemampuan verifikasi informasi, serta partisipasi etis mahasiswa dalam ruang digital. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi QR Code efektif sebagai strategi pedagogis untuk memperkuat literasi kewarganegaraan digital secara kritis dan kontekstual.
Downloads
References
Choi, M., Glassman, M., & Cristol, D. (2017). What it means to be a citizen in the internet age: Development of a reliable and valid digital citizenship scale. Computers & Education, 107, 100–112.
Kementerian Komunikasi dan Informatika. (2023). Laporan Indeks Literasi Digital Indonesia 2023. Jakarta: Kominfo.
Wulandari, T., & Ramadhani, R. (2020). Problematika pembelajaran PPKn berbasis hafalan di era digital. Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial, 29(2), 112–120.
Darmawan, D., & Nuryanti, L. (2021). Integrasi media digital dalam pembelajaran PPKn untuk meningkatkan partisipasi siswa. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 11(2), 145–156.
Heidi, A., et al. (2020). Digital citizenship education in the 21st century. Journal of Social Studies Education Research, 11(2), 1–20.
Kurniawan, R., Sari, M., & Putra, A. (2022). Pemanfaatan QR Code sebagai media pembelajaran interaktif di SMA. Jurnal Teknologi Pendidikan, 24(1), 55–67.
Septiani, D., Rahman, A., & Fitriani, N. (2022). Digital learning in civic education: Enhancing students’ critical thinking skills. Jurnal Civics, 19(1), 78–89.
Gómez-García, G., Hossein-Mohand, H., & Romero-Rodríguez, L. M. (2021). Digital citizenship and media literacy: Mapping theoretical perspectives. Education Sciences, 11(9), 1–15.
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). Sage Publications.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Choi, M., Glassman, M., & Cristol, D. (2017). What it means to be a citizen in the internet age: Development of a digital citizenship scale. Computers & Education, 107, 100–112.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). Sage Publications.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Dwi Agustina Rahayu, Ahmad Izzul Ito, Lovry Arindo Setiawan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








