
Plagiarism Policy
Komitmen terhadap Integritas Akademik
Jurnal Media Informatika berkomitmen menjaga integritas akademik, orisinalitas karya ilmiah, dan kualitas publikasi dengan menerapkan pemeriksaan kemiripan terhadap naskah yang dikirimkan. Kebijakan ini merupakan bagian dari upaya pencegahan plagiarisme dan bentuk pelanggaran etika publikasi lainnya serta dilaksanakan dengan mengacu pada prinsip-prinsip etika publikasi dan penanganan dugaan pelanggaran yang selaras dengan pedoman Committee on Publication Ethics (COPE).
Setiap penulis bertanggung jawab untuk memastikan bahwa naskah yang dikirimkan merupakan karya asli, memiliki sumber sitasi yang tepat, serta tidak mengandung plagiarisme, duplikasi publikasi, manipulasi sitasi, atau bentuk pelanggaran integritas akademik lainnya.
Pemeriksaan Kemiripan Naskah
Seluruh naskah yang masuk ke Jurnal Media Informatika dapat melalui proses pemeriksaan kemiripan menggunakan perangkat pemeriksaan similarity yang digunakan oleh pengelola jurnal, seperti Turnitin atau perangkat pemeriksaan kemiripan lainnya yang relevan.
Pemeriksaan dilakukan sebagai bagian dari proses penyaringan awal sebelum atau selama proses editorial. Hasil pemeriksaan kemiripan digunakan sebagai bahan evaluasi oleh editor dan tidak menggantikan penilaian akademik maupun editorial terhadap substansi naskah.
Batas Similarity Index
Jurnal Media Informatika menetapkan Similarity Index maksimal sebesar 35%. Naskah dengan tingkat kemiripan di atas batas tersebut dapat dikembalikan kepada penulis untuk diperbaiki, diminta untuk memberikan klarifikasi, atau ditolak berdasarkan hasil evaluasi editor.
Interpretasi Hasil Similarity
Persentase Similarity Index tidak secara otomatis menunjukkan adanya plagiarisme. Editor akan melakukan evaluasi terhadap sumber kemiripan, proporsi teks yang sama, konteks penggunaan kutipan, daftar pustaka, terminologi teknis, metode standar, serta kemungkinan adanya penggunaan kembali karya penulis sebelumnya.
Sebaliknya, naskah dengan nilai kemiripan di bawah 35% tetap dapat diperiksa lebih lanjut apabila ditemukan indikasi plagiarisme, duplikasi substansial, publikasi berulang, manipulasi sitasi, atau bentuk pelanggaran etika publikasi lainnya.
Bentuk Kemiripan dan Pelanggaran yang Diperiksa
Dalam proses editorial, Jurnal Media Informatika dapat melakukan evaluasi terhadap indikasi pelanggaran berikut:
- Plagiarisme sebagian atau seluruh isi karya orang lain tanpa atribusi yang tepat.
- Self-plagiarism atau penggunaan kembali substansial karya sendiri yang telah dipublikasikan tanpa pengungkapan dan sitasi yang memadai.
- Pengiriman naskah yang sama atau secara substansial serupa ke lebih dari satu jurnal secara bersamaan.
- Publikasi duplikat atau publikasi berulang atas karya yang telah diterbitkan.
- Penggunaan tabel, gambar, data, atau materi berhak cipta tanpa izin, atribusi, atau pengakuan sumber yang sesuai.
- Manipulasi sitasi atau praktik sitasi yang tidak wajar untuk meningkatkan jumlah sitasi tertentu.
Tindakan Editorial
Apabila ditemukan tingkat kemiripan yang signifikan atau terdapat indikasi pelanggaran etika publikasi, editor dapat melakukan satu atau lebih tindakan berikut:
- Meminta penulis memberikan klarifikasi atau penjelasan.
- Mengembalikan naskah untuk direvisi dan memperbaiki bagian yang memiliki kemiripan tidak tepat.
- Meminta penulis melengkapi sitasi, atribusi, atau dokumentasi izin penggunaan materi tertentu.
- Menolak naskah apabila ditemukan plagiarisme atau pelanggaran integritas akademik yang substansial.
- Melakukan penyelidikan lebih lanjut terhadap dugaan pelanggaran etika publikasi sesuai dengan prosedur editorial dan prinsip penanganan kasus yang berlaku.
Tanggung Jawab Penulis
Penulis bertanggung jawab penuh atas keaslian naskah, ketepatan sitasi, keabsahan penggunaan data dan materi pihak lain, serta kepatuhan terhadap standar etika publikasi. Penulis wajib memberikan penjelasan dan bekerja sama dengan editor apabila terdapat pertanyaan atau dugaan mengenai kemiripan, plagiarisme, atau pelanggaran integritas penelitian.
Pemberitahuan Penting
Similarity Index maksimal 35% merupakan salah satu parameter administratif dan editorial dalam proses pemeriksaan naskah. Keputusan mengenai ada atau tidaknya plagiarisme tidak ditentukan hanya berdasarkan persentase kemiripan, melainkan berdasarkan evaluasi menyeluruh terhadap sumber, konteks, pola, dan substansi kemiripan oleh editor. Penanganan dugaan pelanggaran etika publikasi dilakukan secara proporsional, objektif, terdokumentasi, dan sesuai dengan prinsip integritas publikasi ilmiah.
Jurnal Media Informatika
Kebijakan ini merupakan bagian dari komitmen jurnal dalam menjaga orisinalitas, integritas penelitian, transparansi editorial, dan kualitas publikasi ilmiah.







