Uji Normalitas Gain sebagai Pemantapan Metode Pelatihan Calon Pemandu Wisata Desa Wisata Tambong Banyuwangi

Authors

  • Author Icon
    Ayu Wanda Febrian Politeknik Negeri Banyuwangi
  • Author Icon
    Muhamad Ari Perdana Politeknik Negeri Banyuwangi

DOI:

https://doi.org/10.55338/jumin.v7i3.8733

Keywords:

Pemandu Wisata, Metode Pelatihan, Uji Normalitas Gain, Paket Wisata, Desa Wisata

Abstract

Paket wisata tematik merupakan suatu kesatuan produk wisata yang dapat memberikan layanan dan pengalaman berwisata secara lengkap bagi wisatawan mulai dari aktivitas di daya tarik wisata, kemudahan transportasi, layanan makan dan minum, hingga fasilitas penginapan dan pusat oleh-oleh. Kemampuan pengemasan beragam potensi desa kedalam suatu paket wisata tematik menjadi hal yang sangat penting untuk dimiliki oleh pengelola Desa Wisata. Salah satu upaya untuk meningkatkan kemampuan tersebut adalah melalui kegiatan pelatihan. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat kontribusi kegiatan pelatihan terhadap peningkatan pemahaman peserta dan tingkat efektifitas kegiatan pelatihan penyusunan paket wisata tematik di Desa Wisata Tambong, Kecamatan Kabat, Kabupaten Banyuwangi yang dilaksanakan dengan metode ceramah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan Uji Normalized Gain (N-Gain) kepada masyarakat Desa Tambong sebagai responden dalam penelitian ini. Hasil uji N-Gain menunjukan bahwa kegiatan pelatihan telah memberikan kontribusi pada peningkatan pemahaman peserta pada kategori yang Sedang dengan N-Gain Skor sebesar 0,30. Sedangkan tingkat efektifitas kegiatan pelatihan termasuk pada kategori tidak efektif dengan persentase N-Gain sebesar 30,52%. Penelitian ini memberikan rekomendasi bahwa untuk mendapatkan tingkat efektifitas kegiatan pelatihan yang lebih optimal, perlu dilakukan metode pelatihan lain selain metode ceramah yang dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih efektif seperti penggunaan metode audio visual.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Bupati Banyuwangi, “Keputusan Bupati Banyuwangi Nomor 188/202/KEP/429.011/2021 tentang Penetapan Desa Wisata di Kabupaten Banyuwangi,” 2021.

B. Sudibya, “Wisata Desa dan Desa Wisata,” Bali Membangun Bali Jurnal Bappeda Litbang, vol. 1, no. 1, pp. 21–25, May 2018.

Pemerintah Daerah Banyuwangi, “Peraturan Daerah Kabupaten Banyuwangi Nomor 13 Tahun 2012 Tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Kabupaten Banyuwangi,” 2012.

A. A. A. R. Kesumadewi, I. M. G. D. Susila, and P. G. P. Putra, “Analisis Potensi Desa Menuju Desa Wisata Rintisan Studi Kasus Desa Wisata Belumbang Tabanan,” Journal of Tourism and Interdiciplinary Studies, vol. 5, no. 1, pp. 226–239, Jun. 2025, doi: 10.51713/jotis.2025.5181.

A. Sulistyanto, T. Sjahrizal, D. Dwinarko, and A. A. Gayo, “Penyiapan Masyarakat Desa Talagasari Sebagai Kawasan Desa Wisata,” Jurnal Abdidas, vol. 3, no. 1, pp. 218–227, Mar. 2022, doi: 10.31004/abdidas.v3i1.567.

A. Amir, T. D. Sukarno, and F. Rahmawati, “Identifikasi Potensi dan Status Pengembangan Desa Wisata di Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat,” Journal of Regional and Rural Development Planning, vol. 4, no. 2, pp. 84–98, Jun. 2020, doi: 10.29244/jp2wd.2020.4.2.84-98.

I. Krisnawati, “Program Pengembangan Desa Wisata Sebagai Wujud Kebijakan Pemerintah Dalam Rangka Pemulihan Ekonomi Pasca Covid dan Implementasinya,” Transparansi : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi, vol. 4, no. 2, pp. 211–221, Dec. 2021, doi: 10.31334/transparansi.v4i2.1974.

L. Rosiana, “ANALISIS EFEKTIVITAS BIAYA DALAM PENDAMPINGAN PENERAPAN SNI CHSE DESA WISATA KATEGORI RINTISAN DAN KATEGORI BERKEMBANG,” Jurnal Ilmu Manajemen (JIMMU), vol. 9, no. 1, pp. 144–153, Aug. 2024, doi: 10.33474/jimmu.v9i1.21582.

I. M. Darsana, A. S. Yanti, and N. W. R. Mariani, “Tourism Area Life Cycle (Talc) Sebagai Strategi Pengembangan Desa Wisata Berkelanjutan Di Kabupaten Badung-Bali,” Sibatik Journal, vol. 4, no. 4, pp. 365–378, May 2025.

H. M. Fauzi and I. Idris, “Analisis Tahap Perkembangan Wisata Lembah Tumpang Kabupaten Malang Berdasarkan Tourism Area Life Cycle,” Jurnal Kepariwisataan, vol. 23, no. 2, pp. 99–119, Sep. 2024, doi: 10.52352/jpar.v23i2.1556.

A. W. Febrian et al., “The Tourism Area Life Cycle Concept in Identifying the Characteristics of the Alas Purwo Banyuwangi National Park,” Jurnal Pariwisata Nusantara (JUWITA), vol. 2, no. 2, pp. 111–120, Aug. 2023, doi: 10.20414/juwita.v2i2.7576.

K. M. Ulya, M. Handayani, and H. Setiyawan, “Alternatif Strategi Pengembangan Produk Agrowisata,” Jurnal Litbang: Media Informasi Penelitian, Pengembangan dan IPTEK, vol. 19, no. 1, pp. 31–42, Jun. 2023, doi: 10.33658/jl.v19i1.330.

M. A. Perdana, Ayu Wanda Febrian, Adetiya Prananda Putra, and Nanda Dwi Saputra, “Increasing the Capacity of BUMDes Rekso Wijoyo Tambong Village through Training in Preparing and Organizing Thematic Tourism Packages for Agrotourism, Geotourism and Historical Tourism,” ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat, vol. 8, no. 1, pp. 103–112, Jan. 2025, doi: 10.35568/abdimas.v8i1.5525.

A. Project and B. Growth, “Guide for the development of Tourism Packages based on Artificial Reefs,” 2015.

F. Ciptosari, I. A. Rostini, and G. A. Berybe, “Peningkatan Kapasitas Pokdarwis Desa Wisata Wae Lolos Dalam Mengemas Potensi Menjadi Produk Wisata Siap Jual,” ABDIMASKU : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT, vol. 5, no. 3, p. 558, Oct. 2022, doi: 10.33633/ja.v5i3.780.

N. M. Puriati and G. S. Darma, “Menguji Kesiapan Pengelolaan Desa Wisata Berbasis Manajemen Modern Sebagai Penggerak Ekonomi Rakyat,” Bisma: Jurnal Manajemen, vol. 7, no. 2, p. 319, Oct. 2021, doi: 10.23887/bjm.v7i2.34162.

M. N. Warokka and R. Djamali, “PENGUATAN PERAN TOUR GUIDE DALAM MEMASARKAN OBJEK WISATA DI KECAMATAN SILIAN RAYA DI KABUPATEN MINAHASA TENGGARA,” Jurnal Hospitaliti dan Pariwisata, vol. 4, no. 1, Jan. 2021, doi: 10.35729/jhp.v4i1.61.

H. Riniwati, Manajemen Sumberdaya Manusia: Aktivitas Utama dan Pengembangan SDM. Malang: UB Media Universitas Brawijaya, 2016.

S. Suryani, I. Rindaningsih, and Hidayatulloh, “PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA,” PERISAI: Jurnal Pendidikan dan Riset Ilmu Sains, vol. 2, no. 3, pp. 363–370, Oct. 2023, doi: 10.32672/perisai.v2i3.154.

M. D. Bariqi, “Pelatihan Dan Pengembangan Sumber Daya Manusia,” Jurnal Studi Manajemen dan Bisnis, vol. 5, no. 2, pp. 64–69, Feb. 2020, doi: 10.21107/jsmb.v5i2.6654.

A. M. Yusuf, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif & Penelitian Gabungan, Cetakan ke 2. Jakarta: Kencana, 2017.

M. Oktavia, A. T. Prasasty, and Isroyati, “Uji Normalitas Gain Untuk Pemantapan dan Modul dengan One Group Pre and Post Test,” in Peningkatan Kualitas Publikasi Ilmiah melalui Hasil Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat, Jakarta: Institute for Research and Community Services (LPPM) Universitas Indraprasta PGRI, Nov. 2019, pp. 596–601.

Moh. I. Sukarelawan, T. K. Indranto, and S. M. Ayu, N-Gain vs Stacking: Analisis perubahan abilitas peserta didik dalam desain one group pretest-psttest. Bantul: Suryacahya, 2024.

I. Karinaningsih, “Studi Komparasi Pembelajaran Tik Dengan Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Heads Together Structure (Nhts) Dan Model Pembelajaran Auditory Intellectually Repetition (Air) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Sma :Studi Kasus Pada Salah Satu Sma Negeri Di Kota Bandung,” Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung, 2010.

L. Ambarsari, “Efektivitas Metode Penyuluhan Dengan Ceramah dan Audio Visual Terhadap Pengetahuan Tentang Anemia Pada Remaja Putri,” Universitas ’Aisyiyah, Yogyakarta, 2020.

Fatmawati, W. Sukartiningsih, and T. Indarti, “MEDIA PEMBELAJARAN AUDIO VISUAL: LITERATURE REVIEW,” Pionir: Jurnal Pendidikan, vol. 10, no. 1, pp. 82–91, 2021.

Downloads

Published

2026-06-25

How to Cite

Febrian, A. W., & Perdana, M. A. . (2026). Uji Normalitas Gain sebagai Pemantapan Metode Pelatihan Calon Pemandu Wisata Desa Wisata Tambong Banyuwangi. Jurnal Media Informatika, 7(3), 826–831. https://doi.org/10.55338/jumin.v7i3.8733