Kendala dan Strategi Adaptif Guru dalam Implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Pedesaan Berbudaya Lokal: Studi Kasus SMA Negeri 4 Tana Toraja

Authors

  • Author Icon
    Selina Marrung Mangatta Universitas Negeri Makassar
  • Author Icon
    Uca Uca Universitas Negeri Makassar
  • Author Icon
    Rosmini Maru Universitas Negeri Makassar
  • Author Icon
    Muhammad Ansarullah S. Tabbu Universitas Negeri Makassar
  • Author Icon
    Haris Haris Universitas Negeri Makassar

Keywords:

Kurikulum Merdeka, Adaptasi Pedagogi, Pembelajaran Berdiferensiasi, Kearifan Lokal, Sekolah Pedesaan

Abstract

Implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah pedesaan terpencil menghadapi tantangan kompleks yang belum banyak diteliti, khususnya di wilayah dengan karakteristik budaya lokal yang kuat. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi kendala guru dalam tahap perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian, serta mengungkap strategi adaptif yang digunakan untuk mengatasi kendala tersebut di SMA Negeri 4 Tana Toraja. Metode yang digunakan adalah studi kasus kualitatif dengan 15 guru sebagai informan yang dipilih secara purposif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur, observasi partisipan, dan analisis dokumen, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman dengan triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kendala utama meliputi: (1) kesulitan mengoperasionalkan Capaian Pembelajaran menjadi Alur Tujuan Pembelajaran yang kontekstual; (2) hambatan penerapan pembelajaran berdiferensiasi akibat heterogenitas kemampuan siswa dan keterbatasan infrastruktur digital; serta (3) ketidakmampuan menjaga objektivitas asesmen proyek P5 tanpa rubrik yang terkalibrasi. Guru merespons melalui tiga strategi adaptif: pemanfaatan Platform Merdeka Mengajar secara offline, integrasi kearifan lokal Toraja sebagai konteks P5, dan kolaborasi kolegial informal antar-guru. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan reformasi kurikulum di daerah 3T memerlukan penguatan kompetensi guru berbasis konteks lokal, dukungan institusi yang sistematis, dan penyesuaian kebijakan nasional terhadap realitas sekolah pedesaan

Downloads

Download data is not yet available.

References

T. P. Ahmad, “Perencanakan pembelajaran bermakna dan asesmen kurikulum merdeka,” J. Ilm. Pedagog., vol. 20, no. 1, hal. 75–94, 2024.

Kinshuk, N. S. Chen, I. L. Cheng, dan S. W. Chew, “Evolution Is not enough: Revolutionizing Current Learning Environments to Smart Learning Environments,” Int. J. Artif. Intell. Educ., vol. 26, no. 2, hal. 561–581, 2016, doi: 10.1007/s40593-016-0108-x.

A. Pratycia, A. Dharma Putra, A. G. M. Salsabila, F. I. Adha, dan A. Fuadin, “Analisis Perbedaan Kurikulum 2013 dengan Kurikulum Merdeka,” J. Pendidik. Sains dan Komput., vol. 3, no. 01, hal. 58–64, 2023, doi: 10.47709/jpsk.v3i01.1974.

A. J. Ripandi, “Hakikat Kurikulum Dalam Pendidikan,” J. Al Wahyu, vol. 1, no. 2, hal. 123–133, 2023, doi: 10.62214/jayu.v1i2.129.

A. Zahir, R. Nasser, S. Supriadi, dan J. Jusrianto, “Implementasi Kurikulum Merdeka Jenjang SD Kabupaten Luwu Timur,” J. IPMAS, vol. 2, no. 2, hal. 55–62, 2022, doi: 10.54065/ipmas.2.2.2022.228.

Y. Pratikno, E. Hermawan, dan A. L. Arifin, “Human Resource ‘Kurikulum Merdeka’ from Design to Implementation in the School: What Worked and What not in Indonesian Education,” J. Iqra’ Kaji. Ilmu Pendidik., vol. 7, no. 1, hal. 326–343, 2022, doi: 10.25217/ji.v7i1.1708.

Z. Soleha dan K. Mujahid, “Analisis Hambatan dan Tantangan: Implementasi Kurikulum Merdeka dalam Kehidupan Sehari-hari Guru,” Tsaqofah, vol. 4, no. 1, hal. 563–574, 2024, doi: 10.58578/tsaqofah.v4i1.2531.

J. B. Manalu, P. Sitohang, N. Heriwati, dan H. Turnip, “Prosiding Pendidikan Dasar Pengembangan Perangkat Pembelajaran Kurikulum Merdeka Belajar,” Mahesa Cent. Res., vol. 1, no. 1, hal. 80–86, 2022, doi: 10.34007/ppd.v1i1.174.

Marsela Yulianti, Divana Leli Anggraini, Siti Nurfaizah, dan Anjani Putri Belawati Pandiangan, “Peran Guru Dalam Mengembangan Kurikulum Merdeka,” J. Ilmu Pendidik. dan Sos., vol. 1, no. 3, hal. 290–298, 2022, doi: 10.58540/jipsi.v1i3.53.

T. Suryadi dan D. Wahyudin, “Analisis Persepsi Guru Sekolah Dasar terhadap Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila di Kabupaten Sumedang,” Ideguru J. Karya Ilm. Guru, vol. 9, no. 2, hal. 557–565, 2024, doi: 10.51169/ideguru.v9i2.860.

Downloads

Published

2026-06-30

How to Cite

Mangatta, S. M., Uca, U., Maru, R., Ansarullah S. Tabbu, M., & Haris, H. (2026). Kendala dan Strategi Adaptif Guru dalam Implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Pedesaan Berbudaya Lokal: Studi Kasus SMA Negeri 4 Tana Toraja. Jurnal Media Informatika, 7(3), 935–939. Retrieved from https://ejournal.sisfokomtek.org/index.php/jumin/article/view/8777