Analisis Barang Barang Bukti Digital Pada Aplikasi Instagram Berbasis Android Menggunakan Metode National Institute Of Justice (NIJ)

Authors

  • Author Icon
    Muhammad Hasan Firdaus Universitas Ma'arif Nahdlatul Ulama Kebumen
  • Author Icon
    Fahmi Fachri Universitas Ma’arif Nahdlatul Ulama Kebumen

DOI:

https://doi.org/10.55338/jumin.v7i4.9151

Keywords:

Forensik Digital, Cyberbullying, Instagram, NIJ, ADB, FTK Imager

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan meningkatnya penggunaan media sosial, khususnya Instagram, telah memberikan dampak positif dalam komunikasi, namun juga memunculkan permasalahan baru seperti cyberbullying. Cyberbullying merupakan tindakan perundungan yang dilakukan melalui media digital dan dapat berdampak serius terhadap kondisi psikologis korban. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan forensik digital untuk mengidentifikasi, mengumpulkan, dan menganalisis bukti digital guna mendukung proses pembuktian. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan metode National Institute Of Justice (NIJ) dalam analisis barang bukti digital pada aplikasi Instagram berbasis Android, serta mengevaluasi efektivitas penggunaan tools ADB (Android Debug Bridge) dan FTK Imager dalam proses investigasi. Metode NIJ terdiri dari lima tahapan, yaitu Identification, Collection, Examination, Analysis, dan Reporting. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses ekstraksi data menggunakan ADB berhasil dilakukan, serta pembuatan image forensik menggunakan FTK Imager dapat menjaga integritas data yang dibuktikan melalui nilai hash MD5 dan SHA1 yang identik. File database utama Instagram, yaitu direct.db, berhasil ditemukan dan dianalisis. Namun, pesan Direct Message (DM) yang mengandung unsur cyberbullying tidak ditemukan karena telah dihapus secara permanen oleh pelaku sebelum proses akuisisi dilakukan. Hal ini menunjukkan bahwa aplikasi Instagram memiliki mekanisme penghapusan data yang cukup kuat sehingga tidak meninggalkan artefak digital yang dapat dipulihkan melalui metode Logical acquisition. Kesimpulan dari penelitian ini adalah metode NIJ dapat diterapkan secara sistematis dalam investigasi forensik digital, serta tools ADB dan FTK Imager efektif dalam proses akuisisi dan verifikasi data. Namun, keberhasilan dalam menemukan bukti digital sangat dipengaruhi oleh waktu akuisisi dan metode yang digunakan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

A. M. Rohmy, T. Suratman, and A. I. Nihayaty, “UU ITE Dalam Perspektif Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi,” Dakwatuna J. Dakwah dan Komun. Islam, vol. 7, no. 2, p. 309, 2021, doi: 10.54471/dakwatuna.v7i2.1202.

G. Fanani, I. Riadi, and A. Yudhana, “Analisis Forensik Aplikasi Michat Menggunakan Metode Digital Forensics Research Workshop,” J. Media Inform. Budidarma, vol. 6, no. 2, p. 1263, 2022, doi: 10.30865/mib.v6i2.3946.

D. Babel, “Cyberbullying, Ancaman Nyata Bagi Anak-anak di Dunia Maya,” JournalArta Ber. Inf. Terkini dan Terbaru, 2024.

M. Rahmah, D. Valdiani, and P. Handayani, “Pengaruh Pemasaran Media Sosial Instagram Terhadap Keputusan Pembelian Produk Bedak Padat Maybelline Di Kota Bogor,” vol. 3, no. 1, pp. 192–204, 2026.

M. Fridha, T. Palupi, and F. Norhabiba, “Edukasi Literasi Digital pada Remaja dalam Menangkal Cyberbullying,” J. Abdidas, vol. 2, no. 4, pp. 1014–1020, 2024, doi: https://doi.org/10.31004/abdidas.v2i4.408.

Y. Safitri, F. Firmansyah, and M. A. Mu’min, “Mobile Forensic Analysis on IMO Messenger Application Using ACPO and NIJ Frameworks,” Insect (Informatics Secur. J. Tek. Inform., vol. 11, no. 1, pp. 1–12, 2025, doi: 10.33506/insect.v10i2.4052.

R. A. Soni, Yulia Fatma, “Akuisisi bukti digital aplikasi pesan instan ‘bip’menggunakan metode National Institute Of Justice (NIJ),” Vol. 3, No. 1, Juni 2022, hal. 34-42 J. Comput. Sci. Inf. Technol., vol. 3, no. 1, pp. 34–42, 2022.

I. Anshori, K. Eka, S. Putri, and U. Ghoni, “Analisis Barang Bukti Digital Aplikasi Facebook Messenger Pada Smartphone Android Menggunakan Metode NIJ,” vol. 5, no. 2, pp. 118–134, 2021.

A. Sukma Setiahawa, N. Syafrin, and S. Arif, “Cyberbullying Di Media Sosial Instagram Ditinjau Dari Perspektif Islam,” KOLONI J. Multidisiplin Ilmu, vol. 1, no. 3, pp. 2828–6863, 2022.

Soni, E. Ramadhan, and D. Mualfah, “Investigasi Bukti Digital Aplikasi WeChat Menggunakan Framework Integrated Digital Forensics Proses Model (IDFPM) Berbasis SNI 27037 : 2014,” J. INTEK, vol. 4, no. 1, pp. 25–31, 2021, doi: 10.37729/intek.v4i1.1114.

G. Fanani, I. Riadi, and A. Yudhana, “Analisis Forensik Aplikasi Michat Menggunakan Metode Digital Forensics Research Workshop,” J. MEDIA Inform. BUDIDARMA, vol. 6, no. April, pp. 1263–1271, 2022, doi: 10.30865/mib.v6i2.3946.

E. Pudjiarti, S. Faizah, and S. Hardani, “Analisa Kesadaran Masyarakat Terhadap Bahaya Cybercrime Pada Penggunaan Teknologi dan Media Sosial,” vol. 10, no. 1, pp. 24–37, 2023.

A. Primukti, P. K. Sari, D. Suhartono, and K. N. Isnaini, “TIKTOK BERBASIS WEB MENGGUNAKAN METODE NATIONAL INSTITUTE OF JUSTICE ( NIJ ),” vol. 13, no. 2, 2025.

S. K. Saad, U. A. Dahlan, U. A. Dahlan, A. Fadlil, and U. A. Dahlan, “Analisis Forensik Aplikasi Dropbox Pada Android Menggunakan Metode NIST,” pp. 119–123.

Muhammad Abdul Aziz, Wicaksono Yuli Sulistyo, and Sri Rahayu Astari3, “Komparatif Anti Forensik Aplikasi Instant Messaging Berbasis Web Menggunakan Metode Association of Chief Police Officers (ACPO),” JURISTIK (Jurnal Ris. Teknol. Inf. dan Komputer), vol. 1, no. 01, pp. 8–15, 2021, doi: 10.53863/juristik.v1i01.341.

Additional Files

Published

2026-07-15

How to Cite

Hasan Firdaus, M., & Fachri , F. (2026). Analisis Barang Barang Bukti Digital Pada Aplikasi Instagram Berbasis Android Menggunakan Metode National Institute Of Justice (NIJ). Jurnal Media Informatika, 7(4), 946–957. https://doi.org/10.55338/jumin.v7i4.9151