Penyuluhan Mengenai Dampak Menghirup Lem Ehabond Pada Ramaja Di SMP 8 Kopandakan Kotamobagu

Authors

  • Moh. Rasyid Kuna, Institusi Kesehatan dan Teknologi Graha Medika,  Indonesia
  • Alfiana P. Gonibala, Institusi Kesehatan dan Teknologi Graha Medika,  Indonesia
  • Hafsia Khairunnisa Mokodompit, Institusi Kesehatan dan Teknologi Graha Medika,  Indonesia
  • Ni Wayan Dimkatni, Institusi Kesehatan dan Teknologi Graha Medika,  Indonesia
  • Amanda P Sugeha, Institusi Kesehatan dan Teknologi Graha Medika,  Indonesia
  • Meita F. Gonibala, Institusi Kesehatan dan Teknologi Graha Medika,  Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.55338/jpkmn.v6i3.6276

Keywords:

Ehabond, Remaja, Menghirup, Penyuluhan, Kotamobagu

Abstract

Maraknya penyalahgunaan pengggunaan lem bermerek ehabond di kalangan pelajar menjadi salah satu fokus utama dalam upaya pencegahan di kalangan siswa. Meskipun berbagai upaya telah dilakukan namun tantangan tetap besar. Siswa dihadapkan pada realitas bahwa penyalahgunaan lem ehabond dapat mengancam masa depan mereka juga  menjangkau  aspek  mental dan social, Ajakan dari teman-teman atau tekanan kelompok dapat  mempengaruhi keputusan siswa, terutama di usia remaja. Tujuan dilakukan pengabdian ini adalah untuk memberikan pengetahuan kepada siswa tentang dampak dari penggunaan lem ehabond. Metode penyuluhan dilaksanakan dalam bentuk sesi interaktif, ceramah dan tanya jawab, dan materi penyuluhan disesuaikan dengan usia dan kebutuhan para pelajar. Adapun tahap dalam pelaksanaan kegiatan penyuluhan meliputi tiga tahap yaitu: tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan tahap evaluasi, Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan pada tanggal 6 Januari 2025 dengan sasaran kegiatan adalah pelajar SMP Negeri 8 Kopandakan, Kotamobagu Selatan. Hasil Setelah dilakukan penyuluhan Lem Ehabond sangat meningkat, dari 5% responden dengan pengetahuan baik menjadi 80% setelah diberikan penyuluhan. Peningkatan pengetahuan tentang penggunaan Lem Ehabond membantu pelajar untuk mengenali dan menghindari situasi berisiko yang dapat mengarah pada penyalahgunaan menghirup Lem Ehabond. Kesimpulan menunjukkan hasil yang positif. Pengawasan dan edukasi tentang bahaya menghirup Lem Ehabond di sekolah ini telah berjalan dengan baik, tetapi tetap diperlukan edukasi tambahan untuk memperluas pemahaman siswa mengenai bahaya Menghirup Lem Ehabond. Dengan demikian, diharapkan pemahaman yang lebih mendalam ini dapat mencegah siswa mencoba menggunakan Lem Ehabond.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Achmad AA, Mulyana N, dan Ferdiyansyah M. Fenomena “Ngelem” Oleh Anak Jalanan di Kota Makassar. Jurnal Penelitian dan PPM; 2017. Volume 4 No 2 Hal 129-135 Juli 2017.

Astuti, W., Kuna, M. R., Monoarfa, A. P., Gobel, A. A., & Zulkifli, Z. (2023). Sosialisasi Gerakan Keluarga Sadar Obat: Dagusibu Di Desa Komangaan. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara, 4(3),

Buanasari, Andi, and Bidjuni, Hendro Joli. 2021. Pengalaman Adiksi Menghirup Lem Pada Remaja di Kota Manado: Studi Kualitatif. Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes. Vol. 12. http://dx.doi.org/10.33846/sf12nk123

Candra. Perilaku Ngelem Pada Remaja Di Desa Berlimbang Kecamatan Teluk Keramat Kapubaten Sambas tahun 2015. Jurnal S-1 Sosiologi; 2015. 1 Edisi Maret 2015.

Diskominfo. (2023). Penyalahgunaan Narkoba bagi Kesehatan Fisik dan Mental Dan Bahayanya. Retrieved from https://dppkbpppa.pontianak.go.id/informasi/berita/penyalahgunaan-narkoba-bagi-kesehatan-fisik-dan-mental-dan-bahayanya

Dwi, D. R. Y. (2023). Bahaya Penyalahgunaan Narkoba Terhadap Kesehatan Masyarakat. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Abdi Putra, 3(1), 1-6. doi: https://doi.org/10.52005/abdiputra.v3i1.11

Gonibala, A. P., Mappa, M. R. ., & Kuna, M. R. (2022). Edukasi Pengolahan Bahan Alam Sebagai Alternatif Pengobatan Tradisional Di Desa Muntoi Kabupaten Bolaang Mongondow. Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ), 3(3), 228–234. https://doi.org/10.37385/ceej.v3i3.1059

Hayati, F. (2019). Penyuluhan Tentang Bahaya Narkoba Pada Remaja Jurnal Abdimas Kesehatan (JAK), 1(3), 190.https://doi.org/10.36565/jak.v1i3.52

Joewana, S.M.D. Gangguan Mental dan Perilaku Akibat Penggunaan Zat Psikoaktif Penyalahgunaan NAPZA/Narkoba; 2015. Edisi 2. Jakarta : Gramedia.

Kuna, M. R. ., wullur, anastasya, Mamonto, )Mutiara ., & Lakana, M. F. . (2025). Mewujudkan Masyarakat Sehat dengan Penanaman Obat Keluarga (TOGA). Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara, 6(1),584-590.https://doi.org/10.55338/jpkmn.v6i1.5149

Kurdi, F. (2017). Pengkayaan Pertolongan Pertama Dalam Kegawat Daruratan Dan Pendidikan Kesehatan Seksual (Hiv/Aids) Pada Siswa Sekolah di SMA 1 Ploso Jombang. Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan, 3(1), 10-11.

Munawar, Khadeeja., Choudhry, Fahad Riaz., Hadi, Muhammad Abdul., & Khan, Tahir Mehmood. 2019. Prevalence of and Factors Contributing to Glue Sniffing in the South Asian Association for Regional Cooperation (SAARC) Region: A Scoping Review and Meta-analysis. Vol.55 (5): 756-762. https://doi.org/10.1080/10826084.2019.1701036.

National Institute on Drug Abuse. Drug Abuse; 2019. Retrieved Mei 28, 2019 from drugabuse.gov : https://www.drugabuse.gov/drug s-abuse/lem

Rejeki, S. (2021). Peran Pemerintah Desa DAlam Penanggulangan Narkoba Melalui Penyuluhan Hukum Di Desa Juru Mapin Kecamatan Buer Sumbawa. Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, 4.

Retrieved from https://journal.ummat.ac.id/index.php/jpm b/article/view/5390

Yunus, M. Dampak Patologis Menghisap Lem Pada Remaja. Journal Off Islamic Guidance and Counseling; 2018. volume 2 no 2 Desember 2018 (229-240).

Downloads

Published

2025-08-02

How to Cite

Kuna, M. R. ., Gonibala, A. P. ., Mokodompit, H. K. ., Dimkatni, N. W. ., Sugeha, A. P. ., & Gonibala, M. F. . (2025). Penyuluhan Mengenai Dampak Menghirup Lem Ehabond Pada Ramaja Di SMP 8 Kopandakan Kotamobagu. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara, 6(3), 3850-3855. https://doi.org/10.55338/jpkmn.v6i3.6276

Most read articles by the same author(s)