Animasi Edukasi Bahaya Kekerasan Terhadap Perempuan Dan Anak

Authors

  • Annisa Sarah a:1:{s:5:"en_US";s:19:"UNIVERSITAS HARAPAN";}
  • Yanty Faradillah Siahaan Universitas Harapan
  • Ahmad Zakir Universitas Harapan

Keywords:

Animasi, Kekerasan, Edukasi, 2 Dimensi

Abstract

Salah satu pelanggaran hak asasi manusia yang angkanya mencapai 348.446 kasus adalah tindakan kekerasan yang korbannya lebih sering terjadi pada perempuan dan anak-anak. Ada banyak faktor yang menyebabkan terjadinya kekerasan terhadap perempuan dan anak. Salah satunya kurangnya pemahaman masyarakat terhadap perilaku menyimpang yang mereka lakukan. Tujuan penelitian ini ialah menyebarluaskan edukasi melalui animasi 2D untuk memberi pengetahuan terhadap masyarakat agar dapat menghindari tindakan kekerasan. Animasi 2D dipilih karena dapat menjelaskan informasi menjadi lebih sederhana sehingga mudah dipahami oleh penonton. Penelitian ini menggunakan metode DDD-E, yang dalam pembuatannya dilakukan dengan 4 tahapan, yaitu : decide, design, developt, dan evaluate. Dalam pembuatan animasi 2D dibuat storyboard sebagai panduan utama untuk membuat scene yang akan di tampilkan dalam animasi. Hasil dari potongan - potongan scene dalam bentuk video yang nantinya akan di lengkapi dengan audio sebagai sound pendukungnya. Penelitian ini menghasilkan video edukasi animasi seperti memukul, membentak, mencubit, bullying, dan kekerasan pada perempuan seperti KDRT dan penelantaran, yang di dukung dengan media sosial yang bisa di lihat di https://youtu.be/gilnA9GapoU.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2022-11-26

How to Cite

Sarah, A., Siahaan, Y. F., & Zakir, A. (2022). Animasi Edukasi Bahaya Kekerasan Terhadap Perempuan Dan Anak. Jurnal Media Informatika, 4(1), 23-30. Retrieved from https://ejournal.sisfokomtek.org/index.php/jumin/article/view/402