Hubungan Faktor Maternal dengan Hiperemesis Gravidarum Trimester I di RS DKH Sukatani
DOI:
https://doi.org/10.55338/jumin.v6i6.7251Keywords:
Hiperemesis Gravidarum, Umur Ibu, Paritas, Pekerjaan, PendidikanAbstract
Hiperemesis gravidarum (HEG) merupakan mual muntah berlebihan pada trimester pertama kehamilan yang dapat berdampak serius terhadap kesehatan ibu dan janin. Berdasarkan data WHO tahun 2021, angka kejadian HEG mencapai 12,5% dari seluruh kehamilan di dunia, sedangkan di Indonesia mencapai 14,8% dan di Jawa Barat 14,2%. Tingginya angka kejadian tersebut menunjukkan perlunya identifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan HEG. Mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian hiperemesis gravidarum pada ibu hamil trimester I di RS DKH Sukatani tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Sampel penelitian berjumlah 51 ibu hamil trimester I yang mengalami HEG dan dirawat inap. Instrumen penelitian berupa data sekunder dari rekam medis. Analisis dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Terdapat hubungan signifikan antara umur (p=0,002), paritas (p=0,005), pekerjaan (p=0,039), dan pendidikan (p=0,021) dengan kejadian HEG. Ibu dengan usia <20 tahun atau >35 tahun, primipara, tidak bekerja, serta berpendidikan rendah memiliki risiko lebih tinggi mengalami HEG. Faktor maternal seperti usia, paritas, pekerjaan, dan pendidikan terbukti berhubungan signifikan dengan hiperemesis gravidarum. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi dasar upaya pencegahan dan edukasi pada ibu hamil untuk meminimalisir risiko HEG.
Downloads
References
R. Nurjanah and R. K. Sugiharti, “Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Kejadian BBLR di RSIA dr. Djoko Pramono Kabupaten Karawang Tahun 2024,” 2024.
Y. Susanti and Yulianti, “Pengaruh Aromatherapi Lemon Terhadap Emesis Gravidarum Pada Ibu Hamil Trimester 1 di Praktek Mandiri Bidan Yanti Susanti, Amd. Keb Desa Karang Rahayu Karang Bahagia Tahun 2022,” 2023.
R. N. Atiqoh, “KUPAS TUNTAS HIPEREMESIS GRAVIDARUM (MUAL MUNTAH BERLEBIH DALAM KEHAMILAN) - Google Buku,” One Peach Media, vol. 61, no. 11, pp. 458–464, 2020.
S. Suyuti, Rosdianah, S. Supriadi, and Syamsuriyati, “Pengetahuan dan Sikap Ibu Hamil Dengan Kejadian Hiperemesis Gravidarum di Puskesmas Kuprik Kota Merauke,” Hasanuddin J. Midwifery, vol. 3, no. 1, pp. 80–84, 2021.
Kemenkes RI, “Laporan Kinerja Kementerian Kesehatan 2021,” Kementrian Kesehat. RI, p. 23, 2021, [Online]. Available: https://e-renggar.kemkes.go.id/file_performance/1-131313-1tahunan-314.pdf
Eunike, Nurbaya Sitti, and Nurafriani, “Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Hiperemesis Gravidarum Pada Ibu Hamil Di Wilayah Kerja Puskesmas Ge’Tengan Kabupaten Tana Toraja,” J. Ilm. Mhs. Penelit. Keperawatan, vol. 4, no. 5, pp. 1–6, 2024.
A. N. Marpaung, R. Rivany, T. C. L. Tobing, and A. P. Ketaren, “Gambaran Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Hiperemesis Gravidarum pada Trimester I Kehamilan,” Scr. SCORE Sci. Med. J., vol. 5, no. 2, pp. 87–89, 2024, doi: 10.32734/scripta.v5i2.14896.
A. T. Prianti, P. Studi, S. Kebidanan, and U. M. Makassar, “Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kejadian Hiperemesis Gravidarum pada Ibu Hamil Trimester I sebagai Upaya Pencegahan Komplikasi Kehamilan di Puskesmas Antang Kota Makassar,” Proc. 1st Natl. Semin. Glob. Heal. Soc. Issue, vol. 7, pp. 1–6, 2025, doi: 10.30595/pshms.v7i.1441.
D. Azizah, D. Agustin, and N. Julianti, “Pengaruh Metode Demonstrasi Terhadap Pengetahuan dan Sikap Remaja Putri Tentang Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) di SMK Bina Nasional Informatika Cikarang Utara Tahun 2024,” 2024.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Usniyah Usniyah, Yulianti Yulianti, Neneng Julianti, Rosi Kurnia Sugiharti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








