Evaluasi Ketidak Lengkapan Pencatatan Pada Map Rekam Medis di Puskesmas Muara WIS
DOI:
https://doi.org/10.55338/jpkmn.v5i3.3897Keywords:
Evaluasi, Ketidaklengkapan, Pencatatan, Rekam medis, PuskesmasAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat ketidak lengkapan pencatatan pada map rekam medis pasien di Puskesmas Muara Wis. Metode yang digunakan adalah deskrptif kualitatif, informasi di kumpulkan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil Observasi tersebut menunjukkan bahwa pada rekam medis masih ada yang belum tercatat secara lengkap. Faktor penyebab ketidak lengkapan pencatatan yang paling dominan adalah kurangnya kesadaran petugas, beban kerja yang tinggi, atau keterbatasan sarana dan prasarana. Ketidak lengkapan pencatatan pada rekam medis dapat berdampak negatif pada kualitas pelayanan kesehatan, seperti kesulitan dalam melakukan diagnosis dan pengobatan yang tepat, serta kesulitan dalam melakukan evaluasi program ketika ada pasien yang sedang berobat hal ini. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya untuk meningkatkan kelengkapan pencatatan rekam medis di Puskesmas Muara Wis, misalnya melalui pelatihan bagi petugas, perbaikan sistem pencatatan, dan penyediaan sarana dan prasarana yang memadai untuk dapat memperbaiki sistem rekam medis yang ada di puskesmas muara wis.
Downloads
References
Alfa. (n.d.). Sistem Informasi Kesehatan.
Farlinda, S., Nurul, R., & Rahmadani, S. A. (2017). Pembuatan Aplikasi Filling Rekam Medis Rumah Sakit ISSN : 2354-5852. Kesehatan, 5(1), 8–13.
Fatimmah. (2024). Evaluasi Unit Rekam Medis di Puskesmas Berdasarkan Metode Analisis Diagram Fishbone. 5(2), 2403–2409.
GOOD, G. (2021). Analisis kelengkapab Rekam Medis. In Angewandte Chemie International Edition, 6(11), 951–952. (Vol. 1, Issue April).
Halimatusaadah, H. I., & Hidayati, M. (2022). Analisis Kelengkapan Pengisian Rekam Medis Pasien Rj Poli Umum Guna Menunjang Mutu Rekam Medis. J-REMI : Jurnal Rekam Medik Dan Informasi Kesehatan, 3(2), 159–168.
Jessica Keally Luckhardt. (2019). Pengelolan Rekam Medis. Jurnal Administrasi Kesehatan Indonesia, 72–73.
Kemenkes RI. (2022). Profil Kesehatan Indonesia 2021. In Pusdatin.Kemenkes.Go.Id.
Laksono, A. D., & Sukoco, N. E. (2016). Studi kasus aksesibilitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Maluku Tenggara Barat [Case study of health care accessibility in West South East Maluku District. In Aksesibilitas Pelayanan Kesehatan di Indonesia [Healthcare Accessibility in Indonesia].
Muhammad, S., Ponto, I. S., & Patty, J. T. (2023). Analisis Kinerja Pelayanan Kesehatan Tenaga Medis Di Puskesmas Air Besar Negeri Batu Merah Kecamatan Sirimau Kota Ambon Provinsi Maluku. Professional: Jurnal Komunikasi Dan Administrasi Publik, 10(1), 197–210.
Ningtyas, R., Kriswanto, S. H., & Trisnawati, C. (2021). Literature Review: Faktor–Faktor Yang Mempengaruhi Ketidaklengkapan Berkas Rekam Medis. Repository.Politeknikyakpermas.Ac.Id. REVIEW FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB KETIDAKLENGKAPAN BERKAS REKAM MEDIS.pdf
Nisa’, S., Wulandari, I., & Pramono, A. (2021). Analisis Kuantitatif Dokumen Rekam Medis Pasien Rawat Jalan Di Puskesmas Gondanglegi. Health Care Media, 5, 89–94.
Nurpratama, M., & Yudianto, A. (2022). Pengaruh Gaya Kepemimpinan Dan Fasilitas Kerja Terhadap Kepuasan Kerja Pada Pegawai Kpu Kabupaten Indramayu. Jurnal Investasi, 8(1), 36–46.
Okusa, M. (2020). Kelengkapan dokumen rekam medis. Rekam Medis, 69–73.
Pangemanan, M., Sudirham, Panjaitan, B. S. R., & Suarjana, W. G. (2023). Sistem Informasi Kesehatan. In Eureka Media Aksara.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Ahmad Reza, Zulkifli Umar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


