Strategi Pembentukan Eduwisata Pertanian Ramah Lingkungan melalui Focus Group Discussion (FGD)
DOI:
https://doi.org/10.55338/jpkmn.v5i4.4307Keywords:
Eduwisata, FGD, Pertanian, Lingkungan, KebunAbstract
Strategi pembentukan eduwisata pertanian ramah lingkungan merupakan integrasi antara praktik pertanian organik dan kegiatan edukatif dalam pariwisata. Tujuan dari pengabdian ini adalah merumuskan strategi pembentukan eduwisata pertanian ramah lingkungan di Omah Kebun Bumiaji (OKBA), desa Bumiaji, kota Batu, Jawa Timur. Metode yang digunakan adalah Focus Group Discussion (FGD), yang melibatkan pemangku kepentingan utama seperti petani, perwakilan dinas terkait, kelompok kebun wisata, pihak dan lembaga pendidikan. Hasil FGD mengidentifikasi beberapa strategi penting, termasuk penentuan tema utama berupa pertanian ramah lingkungan, pengembangan materi edukasi serta mekanisme transfer pengetahuan kepada pengunjung. Temuan ini menunjukkan bahwa FGD menjadi sarana efektif dalam merumuskan strategi eduwisata yang sesuai dengan kebutuhan lokal. Simpulan dari pengabdian ini adalah kolaborasi lintas pemangku kepentingan melalui FGD menghasilkan strategi yang dapat diimplementasikan untuk mendukung pengembangan eduwisata pertanian ramah lingkungan yang berkelanjutan.
Downloads
References
Anggraini, R. et al. (2023). Strategi Pengembangan Potensi Wisata sebagai Upaya Peningkatan Eksistensi Ekowisata dan Meningkatkan Ekonomi Masyarakat pada Desa Wisata Kampung Terih. Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen Dan Akuntansi (Jebma), 3(3), 1040–1051. https://doi.org/doi.org/jebma.v3n3.3277
Ariawan Ariawan; et.al. (2022). PEMANFAATAN HUTAN PINUS MOTILANGO SEBAGAI KAWASAN EKOWISATA BERBASIS MASYARAKAT. Jurnal Abdi Insani, 9(2), 640–651. https://doi.org/https://doi.org/10.29303/abdiinsani.v9i2.590
Arie Antasari Kushadiwijayanto; et al. (2024). Inisasi Eduwisata Kubu Raya Estuary Cruise Sebagai Upaya Konservasi Inklusif. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN), 5(1), 956–962. https://doi.org/ttp://doi.org/10.55338/jpkmn.v5i1.2692
Bagus Ali Akbar;et al. (2023). Strategi Pengelolaan Ekowisata Berkelanjutan di Desa Pasanggrahan. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara, 4(4), 4104–4108. https://doi.org/http://doi.org/10.55338/jpkmn.v4i4. 1868
Dewi, E. P. et al. (2022). Focus Group Discussion (FGD) dalam rangka Pendampingan Pembuatan Peta Digital Interaktif Wisata Trekking Sentul Bogor Berbasis Alam dan Masayarakat Lokal. IKRAITH-ABDIMAS, 5(3), 175–185. https://doi.org/https://doi.org/10.37817/ikra-ithabdimas.v5i3.2266
Firmansyah Kusumayadi; et al. (2024). Peningkatan Ekonomi Masyarakat Melalui Pengembangan Ekowisata Dermaga Perahu Di Desa Darussalam Kabupaten Bima. Devitara, 1(02), 49–53. https://jurnal.devitara.or.id/index.php/abdimas/article/view/29/29
Formanto Paliling; et al. (2024). Penggunaan Kebun Percontohan sebagai Upaya Mendorong Sukses Pertanian Organik di Lembang Toyasa Akung, Bangkelekila, Toraja Utara. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN), 5(1), 829–835. https://doi.org/https://dDOI : http://doi.org/10.55338/jpkmn.v5i1.2816
Ghofur, M. A. et al. (2022). Strategi Komunikasi Pengenalan Krokot melalui FGD Desa sebagai Produk Potensial Kreatif Desa Wonosalam. Jurnal Komunikasi Nusantara, 4(2), 288–297. https://doi.org/https://doi.org/10.33366/jkn.v4 i2.132
Ihsan Ihsan ; et al. (2015). PENGEMBANGAN POTENSI EKOWISATA DI KABUPATEN BIMA. Jurnal GeoEco, 1(2), 195–206. https://jurnal.uns.ac.id/GeoEco/article/view/8876/7910
Imadudin, I. ; et al. (2023). Wisata Alam Positif: Perancangan Media Komunikasi Edukasi Wisatawan Ekowisata Mangrove Tarumajaya Bekasi. Jurnal Edukasi Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(2), 84–94. https://doi.org/https://doi.org/10.35914/jepkm.v2i2.77
Pebriyanti, D. et al. (2023). Pemberdayaan Pokdarwis Desa Ngrupit Dalam Tata Kelola Usaha Wisata Edukasi Berbasis Etnomatematika. Jurnal Nusantara Berbakti, 1(4), 211–220. https://ukitoraja.id/index.php/jnb/article/view/265/264
Purboningsih, D. et. a. (2023). Konsolidasi Kelompok Tani Dalam Pembentukan Wisata Edukasi Kampung Sayur Laura Di Kelurahan Landasan Ulin Utara Kota Banjarbaru. Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul), 3(2), 360–368. https://doi.org/https://doi.org/10.20527/ilung.v3i2.10293
Puspasari Setyaningrum. (2022). 5 Fakta Kota Batu, kota Apel yang Pernah Berjuluk Pulau Jawa. Kompas.com/Regional. regional.kompas.com/read/2022/02/06/205101378/5-fakta-kota-batu-kota-apel-yang-pernah-berjuluk-swiss-kecil-di-pulau-jawa?page=all %0Adiakses pada 16 September 2024
Widi Astuti; Catur Rini Widyastuti. (2016). PESTISIDA ORGANIK RAMAH LINGKUNGAN PEMBASMI HAMA TANAMAN SAYUR. Rekayasa, 14(2), 115–120. https://www.ingentaconnect.com/content/doaj/02166631/2016/00000014/00000002/art00005;jsessionid=whsmc2jm56u8.x-ic-live-01
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Emma Budi Sulistiarini, Ririen Prihandini, Rizki Alfian, Walidatus Shofiah, Hafidhotul Laili

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


