Prevalensi dan Determinan Kecemasan pada Remaja: Tinjauan Literatur Sistematis

Authors

  • Nopi Yulandari Institut Kesehatan Rajawali
  • Fauziyyah Zull Heryanto Institut Kesehatan Rajawali
  • Nagia Nuramadani Institut Kesehatan Rajawali
  • Winda Hermawati Institut Kesehatan Rajawali
  • Agnia Fauziah Institut Kesehatan Rajawali
  • Rida Octavia Butar Butar Institut Kesehatan Rajawali
  • Verawati Verawati Institut Kesehatan Rajawali
  • Fitri Mawardiani Institut Kesehatan Rajawali
  • Azkia Azzahra Institut Kesehatan Rajawali
  • Novia Syifa Nurhaliza Institut Kesehatan Rajawali
  • Dina Audina Uswatun Hasanah Institut Kesehatan Rajawali
  • Anggia Ropik Institut Kesehatan Rajawali
  • Maulidina Puji Apriliani Institut Kesehatan Rajawali
  • Teguh Akbar Dwiyanto Institut Kesehatan Rajawali
  • Enur Atni Institut Kesehatan Rajawali
  • Juwita Lestari Institut Kesehatan Rajawali
  • Revalani Ayu Purti Institut Kesehatan Rajawali
  • Silvia Dwi Rahayu Institut Kesehatan Rajawali
  • Desi Trisnawati Institut Kesehatan Rajawali
  • Kania Azzahra Institut Kesehatan Rajawali
  • Giska Pebrianti Institut Kesehatan Rajawali
  • Deni Purnama Institut Kesehatan Rajawali
  • Meysa Maulida Institut Kesehatan Rajawali
  • Teguh Akbar Dwiyanto Institut Kesehatan Rajawali

DOI:

https://doi.org/10.55338/jumin.v7i4.8918

Keywords:

Kecemasan Remaja, Kesehatan Mental, Dukungan Sosial, Strategi Koping, Intervensi Psikologis

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi prevalensi dan determinan kecemasan pada remaja melalui tinjauan literatur. Metode yang digunakan adalah narrative review dengan menganalisis sepuluh artikel ilmiah yang diperoleh dari Google Scholar dalam rentang tahun 2021–2026. Hasil kajian menunjukkan bahwa kecemasan pada remaja memiliki prevalensi yang cukup tinggi dan dipengaruhi oleh berbagai faktor internal maupun eksternal. Faktor internal meliputi konsep diri negatif, ketidakmampuan mengelola emosi, serta ketakutan terhadap masa depan. Sementara itu, faktor eksternal meliputi tekanan akademik, pengalaman bullying, perubahan lingkungan sosial, kurangnya dukungan keluarga, serta dampak pandemi COVID-19. Berbagai intervensi seperti positive self-talk, teknik relaksasi deep breathing, terapi suportif, strategi koping adaptif, serta pendekatan spiritual terbukti efektif dalam menurunkan tingkat kecemasan. Selain itu, dukungan sosial dari keluarga, teman sebaya, dan lingkungan sekolah memiliki peran penting dalam meningkatkan kesehatan mental remaja. Kesimpulannya, kecemasan pada remaja merupakan masalah kompleks yang memerlukan pendekatan multidimensional melalui upaya promotif, preventif, dan intervensi berbasis psikologis serta spiritual secara berkelanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

A. E. Wahdi and A. K. Akto, “National Adolescent Mental Health Survey (I-NAMHS) Report,” 2022.

L. Oktamarina, F. Kurniati, M. Sholekhah, and S. Nurjanah, “USIA DINI DISORDER ) PADA ANAK,” 2022.

J. Ximenes, M. Julieta, E. Naibili, and Y. C. U. Sanan, “POTRET KESEHATAN JIWA REMAJA SMA : TANTANGAN KECEMASAN DAN DEPRESI DI ERA MODERN Portrait of Mental Health of High School Adolescents : Challenges of Anxiety and Depression in the Modern Era,” vol. 7, no. 2, pp. 495–510, 2024.

WHO, “Mental health of adolescents.” [Online]. Available: https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/adolescent-mental-health?

A. Aleeya, U. Mulawarman, A. Suhesty, and U. Mulawarman, “Hubungan Antara Dukungan Sosial dengan Kecemasan,” vol. 5, no. 02, pp. 406–417, 2025.

C. J. S. Walean, C. Pali, and J. S. V Sinolungan, “Gambaran Tingkat Kecemasan pada Mahasiswa di Masa Pandemi,” vol. 13, no. 28, pp. 132–143, 2021.

Y. R. Atika, A. Purnamasari, U. A. Dahlan, A. Info, and A. History, “Pengaruh Teknik Relaksasi Deep Breathing dan Terapi Suportif untuk Menurunkan Kecemasan pada Siswa dan Siswi,” vol. 6, no. November, pp. 8772–8777, 2023.

“Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya Volume 3, No. 3, Mei 2024,” vol. 3, no. 3, 2024.

N. Atiqah, A. Sulhan, N. H. Ardaniah, and M. S. Rahmadi, “Behavior : Jurnal Pendidikan Bimbingan Konseling dan Psikologi Volume 1 No 1 Mei 2024 PERIODISASI PERKEMBANGAN ANAK PADA MASA REMAJA : TINJAUAN PSIKOLOGI,” vol. 1, no. 1, pp. 9–36, 2024.

Y. Kristian, Y. Putra, and I. S. Kusdiyanti, “Hubungan Antara Spiritual Dengan Tingkat Kecemasan : Literature Review,” 2023, doi: 10.20527/dk.v11i3.564.

K. P. Widya, D. G. Stephanie, and R. Musfardi, “Pengaruh Positive Self-talk: Intervensi Melalui Audio-Visual Terhadap Tingkat Kecemasan Remaja,” vol. 12, no. 2, pp. 96–108, 2024.

A. P. Sherlina, “Tingkat Kecemasan Pada Remaja Dalam Menghadapi Masa Depan,” vol. 3, pp. 989–997, 2024.

A. H. Cholili et al., “STUDI LITERATUR : ANALISIS FENOMENA PEMBERIAN PSIKOTERAPI DZIKIR DALAM MENGURANGI TINGKAT,” vol. 1, no. 1, pp. 41–53, 2024.

A. Zugman, A. M. Winkler, P. Qamar, and D. S. Pine, “Current and Future Approaches to Pediatric Anxiety Disorder Treatment,” 2024, doi: 10.1176/appi.ajp.20231037.

A. Sulistyo, E. Suharyono, F. D. Djamil, and E. A. Sudanang, “Presepsi Remaja Terhadap Gangguan Kecemasan Pada Fase Remaja Akhir Menuju Dewasa Awal,” vol. 1, pp. 28–39, 2023.

F. Yoduke and N. H. C. Daulima, “STRATEGI KOPING PADA REMAJA DALAM MENURUNKAN GEJALA KECEMASAN DAN DEPRESI : LITERATURE REVIEW,” vol. 4, no. April, pp. 16–24, 2023.

Downloads

Published

2026-07-25

How to Cite

Yulandari, N., Heryanto, F. Z., Nuramadani, N., Hermawati, W., Fauziah, A., Butar Butar, R. O., Verawati, V., Mawardiani, F., Azzahra, A., Nurhaliza, N. S., Hasanah, D. A. U., Ropik, A., Apriliani, M. P., Dwiyanto, T. A., Atni, E., Lestari, J., Purti, R. A., Rahayu, S. D., Trisnawati, D., Azzahra, K., Pebrianti, G., Purnama, D., Maulida, M., & Dwiyanto, T. A. (2026). Prevalensi dan Determinan Kecemasan pada Remaja: Tinjauan Literatur Sistematis. Jurnal Media Informatika, 7(4), 1024–1030. https://doi.org/10.55338/jumin.v7i4.8918