Peran Varietas Unggul dalam Memperkuat Pasokan dan Profitabilitas Petani Tebu dengan Pendekatan SEM-PLS di PG Gempolkrep

Authors

  • Nabila Ayu Farras Luthfiyah Universitas 17 Agustus 1945 Surabya
  • Hery Murnawan Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Keywords:

Ketersediaan Input Produksi, Biaya Usahatani, Varietas Unggul, Rantai Pasok Perkebunan, Partial Least Squares

Abstract

Stabilitas pasokan tebu ke pabrik gula dan keuntungan petani kerap terganggu oleh ketimpangan pengelolaan faktor produksi dan biaya budidaya, namun studi yang menguji kedua aspek tersebut secara simultan dalam satu model kuantitatif multivariat masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor dominan yang memengaruhi pasokan dan keuntungan petani tebu pemasok PG Gempolkrep menggunakan Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS). Data dihimpun dari 73 petani tebu melalui kuesioner yang mengukur tiga konstruk: ketersediaan input produksi (Planet), aspek biaya budidaya (Cost), serta kemampuan pasokan dan profitabilitas (Supply & Profit). Pengujian outer model menunjukkan seluruh indikator valid (outer loading > 0,7; AVE > 0,5) dan reliabel (Cronbach's Alpha > 0,7); inner model menghasilkan R-Square 0,730. Hasil bootstrapping mengonfirmasi Planet sebagai faktor paling dominan (T-statistics 15,641; P 0,000; f-square 1,791), dengan indikator penggunaan varietas unggul (outer loading 0,911) sebagai penyumbang terbesar. Temuan ini menegaskan bahwa intervensi pada pemilihan varietas tebu merupakan langkah paling strategis untuk memperkuat kinerja rantai pasok usahatani tebu, sekaligus memberi dasar empiris bagi kebijakan revitalisasi on-farm perkebunan tebu rakyat.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Kementrian Pertanian, “OUTLOOK TEBU,” Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian, Jakarta, 2025.

Badan Pangan Nasional, BUKU SAKU KETAHANAN PANGAN. Jakarta: Badan Pangan Nasional, 2025.

N. I. P dan A. Setyaningsih, “Kebijakan Food Security : Arah Kebijakan dan Strategi Ketahanan Pangan Pemerintah Indonesia,” J. Gov. Innov., vol. 2, no. 1, hlm. 77–82, Mar 2020, doi: 10.36636/jogiv.v2i1.394.

F. A. Afandi, “Analisis Kebijakan Agribisnis Gula di Indonesia,” J. PANGAN, vol. 33, no. 1, hlm. 81–88, Jun 2024, doi: 10.33964/jp.v33i1.636.

O. Anggraeni dan H. Murnawan, “ANALISIS PENGARUH FAKTOR TRIPLE BOTTOM LINE TERHADAP PROFITABILITAS PETANI MENGGUNAKAN PARTIAL LEAST SQUARES STRUCTURAL EQUATION MODELING DENGAN SOFTWARE SMARTPLS 4.0,” J. Ind. Eng. Manag. JUST-ME, vol. 6, no. 02, hlm. 171–177, Jul 2025, doi: 10.47398/just-me.v6i02.125.

H. Murnawan dan F. Saves, “Improving food security in East Java Province through dynamic modeling of broiler chicken availability,” East.-Eur. J. Enterp. Technol., vol. 6, no. 13 (138), hlm. 16–22, Des 2025, doi: 10.15587/1729-4061.2025.338751.

F. A. Marpaung, A. Hidayat, dan T. Soedarto, “Penguatan Kelembagaan Pertanian dalam Mendukung Swasembada Gula melalui Penerapan Ekosistem Tebu Rakyat,” Indones. J. Manag. Sci., vol. 4, no. 1, hlm. 65–75, Jul 2025, doi: 10.46821/ijms.v4i1.615.

Pretty Luci Lumbanraja, “Hubungan Faktor-Faktor Produktivitas untuk Mewujudkan Swasembada Gula Nasional,” Pros. Semin. Nas. Pembang. Dan Pendidik. Vokasi Pertan., vol. 5, no. 1, hlm. 1412–1426, Okt 2024, doi: 10.47687/snppvp.v5i1.1213.

A. Syamil dkk., BUKU AJAR MANAJEMEN RANTAI PASOK. Jambi: PT. Sonpedia Publishing Indonesia, 2023.

I. S. Magfiroh dan R. Wibowo, “Manajemen Risiko Rantai Pasok Tebu (Studi Kasus di PTPN X),” J. Pangan, vol. Vol. 28 No. 3 (2019): PANGAN, hlm. 11, 2019, doi: https://doi.org/10.33964/jp.v28i3.432.

E. Rulianti, Agnes Verawaty Silalahi, A. Nugraha, dan Mahra A. Heryanto, POTRET MASA DEPAN PERKEBUNAN INDONESIA 100 TAHUN KEMERDEKAAN TEBU. Universitas Padjajaran: Direktorat Jenderal Perkebunan, 2021.

D. Yunitasari dkk., “MENUJU SWASEMBADA GULA NASIONAL MODEL KEBIJAKAN UNTUK MENINGKATKAN PRODUKSI GULA DAN PENDAPATAN PETANI TEBU DI JAWA TIMUR,” J. Ekon. Dan Kebijak. Publik, vol. 6, hlm. 1–15, Jun 2015.

I. M. A. Arya Pering, “Kajian Analisis Jalur Dengan Structural Equation Modeling (Sem) Smart-Pls 3.0,” J. Ilm. Satyagraha, vol. 3, no. 2, hlm. 28–48, Agu 2020, doi: 10.47532/jis.v3i2.177.

A. Muhson, Analisis Statistik dengan SmartPLS. Yogyakarta, 2022.

T. N. Astuti, F. E. Prasmatiwi, dan K. Murniati, “EFISIENSI TEKNIS USAHATANI TEBU RAKYAT DENGAN PENDEKATAN STOCHASIC FRONTIER DI KABUPATEN LAMPUNG UTARA,” J. Food Syst. Agribus., hlm. 156–165, Okt 2021, doi: 10.25181/jofsa.v5i2.1952.

N. D. Wahyono, N. Hasanah, R. Parmawati, dan W.-K. Wong, “Improving Economic Welfare through Capital Development: Case Study of Smallholder Dairy Farmers in Pujon District,” Sustainability, vol. 15, no. 11, hlm. 8453, Mei 2023, doi: 10.3390/su15118453.

R. A. Z. Tama, M. M. Hoque, Y. Liu, M. J. Alam, dan M. Yu, “An Application of Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) to Examining Farmers’ Behavioral Attitude and Intention towards Conservation Agriculture in Bangladesh,” Agriculture, vol. 13, no. 2, hlm. 503, Feb 2023, doi: 10.3390/agriculture13020503.

admin, “Produksi Gula Tahun 2025 2,67 Juta Ton,” Media Perkebunan. Diakses: 25 Mei 2026. [Daring]. Tersedia pada: https://mediaperkebunan.id/produksi-gula-tahun-2025-267-juta-ton/

Downloads

Published

2026-09-04

How to Cite

Luthfiyah, N. A. F., & Murnawan, H. (2026). Peran Varietas Unggul dalam Memperkuat Pasokan dan Profitabilitas Petani Tebu dengan Pendekatan SEM-PLS di PG Gempolkrep. Jurnal Media Informatika, 7(4), 1213–1221. Retrieved from https://ejournal.sisfokomtek.org/index.php/jumin/article/view/8959