Implementasi Marker-Based Augmented Reality untuk Pengenalan Interaktif Tujuh Alat Musik Tradisional Jawa Barat Berbasis Android

Authors

  • Raihan Dwiyuga Fadilah Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung

DOI:

https://doi.org/10.55338/jumin.v7i5.9131

Keywords:

Vuforia SDK, Multimedia Development Life Cycle, Unity Engine, Black Box Testing, Budaya Sunda

Abstract

− Jawa Barat memiliki warisan alat musik tradisional Sunda yang kaya, yaitu Angklung, Calung, Suling Bambu, Gong, Karinding, Kendang, dan Kecapi. Namun, minat generasi muda terhadap alat musik tradisional tersebut cenderung menurun akibat terbatasnya media pengenalan yang interaktif. Penelitian ini bertujuan merancang, membangun, dan menguji kelayakan aplikasi mobile Android berbasis Marker Based Augmented Reality yang menampilkan representasi tiga dimensi dari tujuh alat musik tradisional Jawa Barat secara visual dan informatif. Pengembangan aplikasi dilakukan menggunakan metode Multimedia Development Life Cycle (MDLC) yang terdiri atas enam tahapan, yaitu Concept, Design, Material Collecting, Assembly, Testing, dan Distribution, dengan memanfaatkan Unity 6 sebagai game engine, Vuforia Engine versi 11.4.4 sebagai pustaka Augmented Reality, serta model tiga dimensi yang diperoleh dari platform Sketchfab berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 (CC BY 4.0). Kelayakan aplikasi dievaluasi melalui pengujian rating deteksi marker pada Vuforia Developer Portal, pengujian jarak deteksi marker, pengukuran waktu eksekusi aplikasi, dan Black Box Testing terhadap 14 skenario fungsional. Hasil pengujian menunjukkan bahwa seluruh tujuh marker memperoleh rating deteksi minimal tiga dari lima bintang, mampu dideteksi secara konsisten pada rentang jarak pengujian yang telah ditetapkan, serta aplikasi menunjukkan waktu eksekusi yang mendukung penggunaan secara optimal. Seluruh skenario Black Box Testing berhasil dijalankan sesuai spesifikasi sehingga aplikasi dinyatakan kompatibel pada perangkat Android dengan sistem operasi minimal versi 10 (API Level 29). Kontribusi penelitian ini terletak pada pengintegrasian tujuh alat musik tradisional Jawa Barat ke dalam satu aplikasi Marker Based Augmented Reality, yang memperluas cakupan penelitian sebelumnya yang umumnya hanya mengangkat satu atau sebagian kecil alat musik tradisional dari suatu daerah. Berdasarkan hasil tersebut, aplikasi yang dikembangkan layak digunakan sebagai media edukasi alternatif untuk mendukung pelestarian budaya Sunda di era digital.

Downloads

Download data is not yet available.

References

V. J. M. Wafumilena, J. Lahallo, and E. L. Tatuhey, “Aplikasi Pengenalan dan Pembelajaran Alat Musik Tradisional Menggunakan Augmented Reality Berbasis Android,” JIKOM J. Inform. dan Komput., vol. 15, no. 1, pp. 54–61, 2025.

D. Frialdo and Y. Hendriyani, “Perancangan Aplikasi Pengenalan Alat Musik Tradisional Sumatera Barat dengan Marker-Based Augmented Reality,” J. Tek. Komput. dan Inform., vol. 1, no. 2, pp. 63–71, 2022, doi: 10.24036/jteki.v1i2.12.

N. Anila and M. Adri, “Pengenalan Kesenian Alat Musik Tradisional Sumatera Barat dengan Augmented Reality Berbasis Mobile Device,” Algoritm. J. Ilmu Komput. dan Inform., vol. 6, no. 1, pp. 35–47, 2022, doi: 10.30829/algoritma.v6i1.11575.

M. B. Firdaus, G. D. Laksono, A. Prafanto, and A. H. Kridalaksana, “Marker Based Tracking Augmented Reality Alat Musik Tradisional Khas Kalimantan Timur,” J. Open Access Yayasan Lentera Dua Indones., vol. 4, no. 1, pp. 27–35, 2022, doi: 10.36802/jnanaloka.2023.v4-no01-27-34.

M. B. Firdaus, A. Chrisvitandy, M. Taruk, and M. Wati, “Augmented Reality Pengenalan Alat Musik Tradisional Sape’,” J. Integr., vol. 14, no. 2, pp. 75–80, 2022, doi: 10.30871/ji.v14i2.4041.

A. F. Masrura and Y. Anistyasari, “Implementasi Augmented Reality Marker Based Tracking pada Aplikasi Interaktif Pengenalan Alat Musik Tradisional Bonang Jawa Berbasis Android,” J. Informatics Comput. Sci., vol. 3, no. 3, pp. 287–299, 2022, doi: 10.26740/jinacs.v3n03.p287-299.

R. S. Hardinata, T. Al Fardoh, and Z. Sitorus, “Android-Based Augmented Reality Application for Batak Musical Instrument Recognition,” in Proceedings of International Conference on Islamic Community Studies, 2025, pp. 1951–1959.

M. Pakpahan and Johan, “Aplikasi Pengenalan Jenis Alat Musik Tradisional Suku Batak Toba Menggunakan Augmented Reality Berbasis Android,” J. Mhs. Apl. Teknol. Komput. dan Inf., vol. 5, no. 2, pp. 129–137, 2023.

A. Posumah, J. Waworuntu, and T. Komansilan, “Aplikasi Mobile Pengenalan Budaya Pulau Sulawesi Berbasis Augmented Reality,” EduTIK J. Pendidik. Teknol. Inf. dan Komun., vol. 1, no. 5, pp. 513–527, 2021.

Z. S. D. Putra and C. Taurusta, “Penerapan Augmented Reality pada Alat Musik Kesenian Reog Ponorogo Berbasis Android,” in Seminar Nasional Inovasi Teknologi, 2022, pp. 52–57.

S. Syam and A. K. Hidayah, “Pengenalan Alat Musik Tradisional Bengkulu Menggunakan Augmented Reality,” Process. J. Ilm. Sist. Informasi, Teknol. Inf. dan Sist. Komput., vol. 15, no. 2, pp. 127–134, 2020, doi: 10.33998/processor.2020.15.2.875.

D. N. Bakhtiar and E. Sudarmilah, “Pengenalan Alat Musik Gamelan Secara 3D Berbasis Augmented Reality,” PROtek J. Ilm. Tek. Elektro, vol. 7, no. 1, 2020.

D. R. Agustina, D. Roomadhan, and R. W. Pratama, “Perancangan Media Pengenalan Alat Musik Tradisional Melinting Lampung Menggunakan Augmented Reality Berbasis Android,” J-COSCIS J. Comput. Sci. Community Serv., vol. 5, no. 2, pp. 242–254, 2025.

Y. A. Mulyana, I. R. Setiawan, and L. Lelah, “Rancang Bangun Media Pembelajaran Augmented Reality Mengenal Alat Musik Degung,” J. Tek. Inform. dan Sist. Inf., vol. 6, no. 2, pp. 342–353, 2020, doi: 10.28932/jutisi.v6i2.2699.

N. Cahyono and R. B. Saputra, “Pengujian Device dan Blackbox pada Aplikasi Augmented Reality Alat Musik Tradisional Yogyakarta,” J. Inf. Syst. Res., vol. 4, no. 3, pp. 767–774, 2023, doi: 10.47065/josh.v4i3.3148.

Marwondo, R. Y. R. A, and C. R. M. Pandin, “Augmented Reality untuk Pembelajaran Alat Musik Tradisional Calung Renteng,” J. Sist. Inf. dan Inform., vol. 4, no. 2, pp. 41–55, 2022, doi: 10.37278/sisinfo.v4i2.511.

Fahmi, A. Paliling, E. M. H, and L. F. Israwan, “Implementasi Augmented Reality untuk Pembelajaran Gerakan Pencak Silat Menggunakan Unity dan Vuforia,” in Prosiding Seminar Nasional Sistem Informasi dan Teknologi (SISFOTEK), 2024, pp. 313–318.

Downloads

Published

2026-10-31

How to Cite

Fadilah, R. D. (2026). Implementasi Marker-Based Augmented Reality untuk Pengenalan Interaktif Tujuh Alat Musik Tradisional Jawa Barat Berbasis Android. Jurnal Media Informatika, 7(5), 1285–1297. https://doi.org/10.55338/jumin.v7i5.9131