Analisis Kritis Peran Keluarga terhadap Keputusan Perkawinan Remaja di Stasi Santo Matius Wologai, Paroki Santo Yohanes Maria Vianey Pemo
Keywords:
Peran Keluarga, Perkawinan Remaja, Gereja Katolik, Adat Belis, Pengambilan KeputusanAbstract
Perkawinan usia remaja masih marak terjadi dan menimbulkan dilema kompleks akibat benturan antara ego remaja, otoritas orang tua, dan regulasi Gereja Katolik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam dinamika peran keluarga dan faktor lingkungan dalam pengambilan keputusan perkawinan pada remaja di Stasi Santo Matius Wologai, Paroki Pemo. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif, peneliti bertindak sebagai instrumen utama dalam mengumpulkan data melalui wawancara mendalam terhadap 6 informan yang terdiri dari Pastor Paroki, orang tua, remaja, dan seksi keluarga stasi. Data yang diperoleh kemudian direduksi, dianalisis, dan divalidasi menggunakan literatur serta teori yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keluarga memegang peran sentral sebagai pembentuk pola pikir dan penanam nilai moral-religius melalui bimbingan serta dukungan (moral, doa, nasihat, emosional, ekonomi, dan sosial). Faktor pendukung keputusan menikah meliputi kedekatan emosional pasangan, dorongan lingkungan sosial, dan kesiapan bekerja secara personal. Sebaliknya, faktor penghambat utama terdiri atas ketidaksiapan ekonomi, pendidikan yang belum tuntas, serta tuntutan adat berupa mahar (belis) yang membutuhkan biaya besar. Upaya pembinaan oleh keluarga dilakukan melalui komunikasi harian dan penanaman nilai iman serta adat, meskipun sering terhambat oleh keterbatasan waktu orang tua, pengaruh media sosial, dan sikap keras kepala remaja. Kesimpulannya, keputusan perkawinan remaja merupakan produk negosiasi yang rumit antara kesiapan internal keluarga, tekanan sosial lingkungan, dan hambatan kultural-religius. Penelitian ini berkontribusi dalam merancang peta resolusi pendampingan remaja yang lebih adaptif bagi pihak Paroki dan masyarakat adat setempat.
Downloads
References
M. Eminyan, Teologi Keluarga. Yogyakarta: Penerbit Kanisius, 2001.
S. In’am, Muslimin, H. S. Asnawi, and A. Nawawi, “Tradisi Bubak Kawah dalam Perkawinan Masyarakat Adat Jawa: Perspektif Islam Nusantara,” J. Adat dan Budaya, vol. 7, no. 2, pp. 182–192, 2025.
H. Resi and Y. W. B. L. Meo, “Perkawinan Inses dalam Perspektif Hukum Katolik dan Dampaknya terhadap Anak,” Sapa J. Kateketik dan Pastor., vol. 8, no. 2, pp. 130–146, 2023, doi: 10.53544/sapa.v8i2.446.
R. Assa, E. Kawung, and J. Lumintang, “Faktor Penyebab Anak Putus Sekolah Di Desa Sonuo Kecamatan Bolangitang Barat Kabupaten Bolaang Mongondow Utara,” J. Ilm. Soc., vol. 2, no. 1, pp. 1–12, 2022.
Mubasyaroh, “Analisis faktor penyebab pernikahan dini dan dampaknya bagi pelakunya,” J. Pemikir. dan Penelit. Sos. Keagamaan, vol. 7, no. 2, pp. 386–411, 2016.
Y. Rohi, N. P. Widarini, and F. Sulistyawati, “Pernikahan Usia Dini dengan Kejadian Stunting dan Bonus Demografi: Literatur Review,” J. Heal., vol. 13, no. 1, pp. 104–113, 2026.
Sukmawati, I. Nuraeni, and Witdiawati, “Persepsi Remaja Terhadap Pernikahan Dini di Desa Rancabango Kecamatan Tarogong Kaler Kabupaten Garut,” MANUJU Malahayati Nurs. J., vol. 6, no. 1, pp. 233–245, 2024.
E. Agoestina, “Perkembangan Remaja Yang Holistik Menurut Lukas 2:51-52 Dan Maknanya Bagi Pembentukan Karakter Remaja Masa Kini,” Kaluteros J. Teol. Dan Pendidik. Agama Kristen, vol. 3, no. 2, pp. 51–80, 2021, doi: 10.60146/.v3i2.23.
T. Prayogo, F. J. Hamu, and S. Adinuhgra, “Peran Orang Tua Sebagai Pendidik Iman Anak Usia Dini Dalam Keluarga Katolik Di Paroki Santo Klemens Puruk Cah Skripsi,” Sepakat J. Pastor. Kateketik, vol. 6, no. 1, pp. 120–134, 2022, doi: 10.58374/sepakat.v6i1.72.
A. K. Yuhana, “Urgensi Peran Keluarga Dalam Membentuk Karakter Religius Anak Di Era Society 5.0,” Damhil Educ. J., vol. 2, no. 2, p. 65, 2022, doi: 10.37905/dej.v2i2.1423.
A. R. Saputra, D. I. Angraini, and T. U. Soleha, “Hubungan Faktor Keluarga Terhadap Perkembangan Anak Usia 4-6 Tahun Di Desa Padang Manis Kecamatan Wonosobo Kabupaten Tanggamus,” J. Medula, vol. 9, no. 2, pp. 334–343, 2020.
R. Hanifah and N. A. Farida, “Peran Keluarga dalam Mengoptimalkan Perkembangan Anak,” Az-Zakiy J. Islam. Stud., vol. 1, no. 1, pp. 23–33, 2023, doi: 10.35706/azzakiy.v1i01.9951.
N. L. Rambe and K. Nisa, “Pengaruh Dukungan Keluarga Terhadap Tumbuh Kembang Balita,” J. Ilm. Kebidanan Imelda, vol. 9, no. 1, pp. 49–53, 2023.
M. N. Huda and A. Munib, “Kompilasi Tujuan Perkawinan dalam Hukum Positif, Hukum Adat, dan Hukum Islam,” VOICE JUSTISIA J. Huk. dan Keadilan, vol. 6, no. 2, p. hlm. 9-10, 2022, [Online]. Available: https://journal.uim.ac.id/index.php/justisia/article/view/1970
O. Nona, M. H. Purwanto, and T. N. Derung, “Perkawinan Menurut Tatacara Gereja Katolik dan Implementasinya,” Theos J. Pendidik. dan Theol., vol. 2, no. 2, pp. 40–48, 2022, doi: 10.56393/intheos.v2i2.1223.
N. Mustapa, “Perkawinan Dini di Indonesia: Tantangan Bagi Penegakan Hukum Keluarga di Indonesia dalam Mencapai Sustainnable Development Goals (SDGs),” J. Hukum, Polit. dan Ilmu Sos., vol. 5, no. 1, pp. 16–32, 2026.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Yasinta, Gerardus B. Duka, Graciana Amanda Bele

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








